Sakit di Tengah Laut Perairan Aceh, ABK Kapal Tanker Asing Terpaksa Dievakuasi

Seorang Anak Buah Kapal (ABK) MT Markos I berbendera negara Cyprus mengalami sakit di tengah laut Selat Malaka, tepatnya di perairan Lhokseumawe, Aceh. ABK tersebut terpaksa dievakuasi Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh melalui Unit Siaga SAR Bireuen, Sabtu (12/6).

Alfath Asmunda
Oleh Alfath Asmunda - Reporter
Sakit di Tengah Laut Perairan Aceh, ABK Kapal Tanker Asing Terpaksa Dievakuasi
Evakuasi ABK kapal tanker di perairan Aceh. ©2021 Merdeka.com/Alfath Asmunda

Seorang Anak Buah Kapal (ABK) MT Markos I berbendera negara Cyprus mengalami sakit di tengah laut Selat Malaka, tepatnya di perairan Lhokseumawe, Aceh. ABK tersebut terpaksa dievakuasi Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh melalui Unit Siaga SAR Bireuen, Sabtu (12/6).

Koordinator SAR Unit Siaga Bireuen, Yudha mengatakan ABK MT Markos I yang sakit itu bernama Jimena James Malones berusia 59 tahun, warga Filipina.

"Kapal berjenis tanker tersebut dalam pelayaran rute Singapura menuju Terusan Suez. Kami mendapat info melalui email yang dikirim bahwa ada kru kapal yang perlu dilakukan tindakan medivac," katanya kepada merdeka.com.

Dia menjelaskan, SAR Unit Siaga Bireuen lantas berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penjemputan. Tepat pukul 12.55 WIB, tim bergerak menuju lokasi kapal.

"Tim gabungan ini bergerak dari pelabuhan Kreung Geukuh. Untuk memastikan keamanan, tim menggunakan APD sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ujarnya.

Tiba di atas kapal tersebut, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Lhokseumawe langsung mengecek kesehatan pelaut yang sakit untuk memastikan tidak terpapar Covid-19. ABK itu di swab antigen dan hasilnya non-reaktif.

Yudha menyebut, ABK MT Markos I ini diduga terkena penyakit stroke ringan. Dia berhasil dievakuasi tim pukul 14.38 WIB dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bunga Melati, Kota Lhokseumawe.

Rekomendasi