WN Italia yang jadi Gelandangan dan Pengemis di Bali Segera Dideportasi

Bule yang mengaku seniman dan memiliki usaha di Bali lalu bangkrut karena imbas pandemi Covid-19, telah dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
WN Italia yang jadi Gelandangan dan Pengemis di Bali Segera Dideportasi
Bule Italia yang jadi gelandangan dan ngemis di Kuta. ©2021 Merdeka.com/Kadafi

Warga Negara Asing (WNA) asal Italia bernama Albani Roberto (75) akan segera dideportasi ke negara asalnya oleh Petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, Bali.

Penderportasian bule yang diketahui hidup menggelandang dan sempat mengemis di Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, hanya tinggal menunggu tiket penerbangan dan paspor.

"Kami akan deportasi, namun sebelumnya deportasi kan kami harus menunggu tiket dan paspor yang bersangkutan," kata Putu Suhendra Tresnadita selaku Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, saat dihubungi Jumat (7/5).

Bule yang mengaku seniman dan memiliki usaha di Bali lalu bangkrut karena imbas pandemi Covid-19, telah dilakukan pemeriksaan oleh petugas. Dari hasil pemeriksaan bahwa bule itu menggelandang di Kuta karena kehabisan uang dan tak bisa kembali ke negaranya.

Sementara, untuk kondisi kesehatannya baik. Tetapi, bule itu juga sempat menolak menandatangi Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
"Sempat menolak untuk melakukan tanda tangan di BAP. Tidak masalah, menolak boleh, tapi nanti kita buatkan berita acara penolakannya dia," imbuhnya.

Selain itu, Albani juga sempat dijenguk oleh pihak konsulat pada Kamis (6/5) kemarin dan pihak konsulat mendukung sepenuhnya langkah yang akan diambil oleh Imigrasi.
"Namanya konsulat, apabila sudah berkaitan dengan keimigrasian, dia akan membantu dan mendukung imigrasi," ujar Suhendra.

Seperti yang diberitakan, seorang pria Warga Negara Asing (WNA) asal Italia bernama Albani Roberto (75) ditemukan terlantar dan mengemis di kawasan Jalan Benesari, Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (5/5) lalu.

Kepala Satpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara menyampaikan, bahwa bule tersebut ditemukan tak berdaya di emperan toko di kawasan tersebut oleh warga dan dilaporkan ke petugas.

"Iya, ditemukan di Legian di Jalan Benesari," kata Suryanegara, saat dihubungi Rabu (5/5).

Ia menyampaikan, bahwa bule tersebut awalnya tinggal di kawasan Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali. Kemudian, setelah Pandemi Covid-19 dia tak bisa balik ke negara asalnya karena sedang lockdown.

Selain itu, bule tersebut mengaku sebagai seniman dan punya usaha. Namun, karena imbas pandemi Covid-19 akhirnya usahanya bangkrut dan dia terlantar.

Rekomendasi