Ajak Warga Peduli Lingkungan, Pemkot Tangerang Bentuk Kampung Iklim

Menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga butuh peran serta masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kota Tangerang aktif mengajak warganya agar berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan hidup, sebagai upaya mitigasi dan adaptasi, akibat dampak perubahan iklim.

Haris Kurniawan
Oleh Haris Kurniawan - Reporter
Ajak Warga Peduli Lingkungan, Pemkot Tangerang Bentuk Kampung Iklim
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. ©2021 Humas Tangerang

Menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga butuh peran serta masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kota Tangerang aktif mengajak warganya agar berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan hidup, sebagai upaya mitigasi dan adaptasi, akibat dampak perubahan iklim.

Langkah konkret itu dibuktikan dengan inisiasi Program Kampung Iklim yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan, program Kampung Iklim merupakan komitmen Pemkot Tangerang dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta meningkatkan pemahaman terkait perubahan iklim dan dampak yang ditimbulkan.

"Program kampung iklim merupakan program dari Kementerian LHK," kata Arief dalam sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim), tingkat Kota Tangerang, melalui meeting online, baru-baru ini.

Menurut Arief, kampung Iklim dirasa sangat sesuai dengan perubahan iklim yang terjadi akhir-akhir ini di beberapa kota. Dengan tantangan yang dihadapi, kini masyarakat di sejumlah wilayah sudah mampu melakukan pengelolaan sampah dan lingkungan dengan cukup baik melalui pemanfaatan program kampung iklim.

"Misalnya banjir dan genangan melalui pembuatan biopori dan sumur resapan. RW yang sudah berjalan program kampung iklim harus bisa menularkan ke yang lain untuk ikut berpartisipasi. Sehingga Kota Tangerang kian hijau dan berprestasi," terang Wali Kota.

Kampung iklim diyakini dapat meningkatkan pemahaman mengenai perubahan iklim, dan dampak yang ditimbulkannya. Sehingga, melalui sosialisasi program kampung iklim, seluruh inisiator dapat terdorong untuk melaksanakan aksi nyata yang dapat memperkuat, ketahanan masyarakat, untuk menghadapi perubahan iklim. Serta memberikan kontribusi terhadap upaya, pengurangan efek gas rumah kaca.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tihar Sopian menjabarkan pihaknya menargetkan pembinaan terkait program kampung iklim di Kota Tangerang dalam kurun waktu lima tahun sebanyak 500 RW.

"Untuk tahun ini kita akan membentuk atau menambah 115 Kampung Iklim untuk melengkapi 125 kampung iklim yang sudah ada. Pemkot Tangerang juga akan mengirim, 12 kampung iklim, di Kota Tangerang, untuk mengikuti lomba kampung iklim tingkat nasional," papar Tihar.

Dalam sosialisasi tersebut, DLH menghadirkan pembicara dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Diikuti para peserta, mulai dari Camat, Lurah hingga 115 calon inisiator Kampung Iklim, di Kota Tangerang.

Rekomendasi