Gangguan Mesin, Pesawat Trigana Air Tujuan Banjarmasin Putar Balik ke Halim

Novie mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab gangguan pada Trigana Air. Dia memastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Gangguan Mesin, Pesawat Trigana Air Tujuan Banjarmasin Putar Balik ke Halim
Bandara Halim Perdana Kusuma . ©photobucket.com

Pesawat Trigana Air tipe Boeing 737 PK YSC tujuan Banjarmasin return to base atau putar balik ke Bandara Halim Perdanakusuma. Pesawat itu diduga mengalami ganguan pada mesin.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto membenarkan pesawat Trigana Air mengalami gangguan pada mesin sehingga kembali ke landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma.

"Tadi ada pesawat Trigana RTB (return to base) karena masalah teknis," kata Novie ketika dikonfirmasi merdeka.com Sabtu (27/3).

Novie menjelaskan pesawat kembali mendarat di landasan roundway 24 dan berhasil parkir kembali. Berdasarkan laporan dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) pesawat tersebut sudah dalam penanganan.

"Tim kami dari DKPPU tadi sudah Halim untuk tangani," katanya.

Novie mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab gangguan pada Trigana Air. Dia memastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

"Sejauh ini RTB saja, dan tidak ada kerugian dan hal lain," sebutnya.

Kejadian ini kali kedua gangguan mesin dialami Pesawat kargo Trigana Air. Kejadian pertama, pesawat sempat tergelincir ketika hendak lepas landas pada Sabtu (20/3) pekan lalu, di lapangan udara Halim Perdanakusuma.

Akibat kejadian itu, runway bandara ditutup sementara waktu bagi penerbangan sipil. Vice President of Corporate Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan penutupan runaway sesuai dengan ketentuan berupa Notice to Airmen (Notam) nomor A0693/21.

"Pesawat kargo Trigana Air Boeing 737-500 nomor registrasi PK-YSF tergelincir di runway, sehingga badan pesawat menutupi sejumlah area runway (Blocked by Aircraft)," ujar Yado, Sabtu (20/3).

Dalam pesawat tersebut, turut serta 2 pilot, 1 teknisi dan 1 FOO, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Rekomendasi