Cerita Petani di Lampung Tengah Temukan Meteor, Berniat Menjual buat Ongkos Naik Haji

Sukirno, warga Dusun 8, Kampung Astomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, merupakan pemilik batu meteor seberat 1,7 kilogram. Dia mengaku hendak menjual batu tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan rencananya untuk naik haji beserta istri.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Cerita Petani di Lampung Tengah Temukan Meteor, Berniat Menjual buat Ongkos Naik Haji
Petani di Lampung Tengah temukan meteor. Antara

Sukirno, warga Dusun 8, Kampung Astomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, merupakan pemilik batu meteor seberat 1,7 kilogram. Dia mengaku hendak menjual batu tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan rencananya untuk naik haji beserta istri.

"Iya memang rencananya mau saya jual. Uangnya itu untuk kebutuhan, terus kalau memang cukup untuk saya dan istri naik haji," kata Sukirno, Selasa (9/2). Dikutip dari Antara.

Selain itu untuk kebutuhan, dia juga mengaku tidak tahu batu meteor tersebut hendak diapakan. Karena itu, ia berencana akan menjualnya.

"Saya cuma petani biasa, tidak tahu batu itu mau diapakan. Kalau saya simpan juga untuk apa," katanya lagi.

Namun, Sukirno belum mematok harga batu meteor miliknya tersebut. Sebab dia tak tahu berapa harga pasti batu yang ditemukan di lahan sawahnya.

"Makanya itu saya tidak menggebu-gebu mau menjualnya. Kalau ada yang menawar, ya, saya pertimbangkan dulu," ujarnya.

Sebelumnya, warga Kampung Astomulyo, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah digegerkan dengan penemuan batu meteor pada 28 Januari 2021. Batu pertama ditemukan di rumah Munjilah dengan berat 2,2 kg dan kedua ditemukan Sukirno di sawah miliknya.

Rekomendasi