Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan, pembangunan hunian tetap (huntap) bagi para korban banjir di Luwu Utara (Lutra) akan kembali dilanjutkan. Dia bersyukur 50 unit huntap bantuan Pemprov Sulsel kepada Pemda Lutra telah selesai, untuk selanjutnya diberikan kepada para korban bencana banjir bandang yang telah kehilangan tempat tinggal.
"Jadi lanjutkan saja sesuai kemampuan lahan, saya tidak mau menyebut nilai tetapi sesuai kemampuan lahan dan kemampuan membangun," kata Nurdin Abdullah usai meresmikan 50 unit huntap di Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Lutra, Sulsel. Dikutip dari Antara, Kamis (31/12).
Menurut Nurdin, huntap yang dibangun ini diharapkan bisa menginspirasi siapa saja karena dibangun cepat dengan harga murah.
"Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, inilah kewajiban pemerintah di saat ada masalah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, maka pemerintah harus hadir," tuturnya.
Di tempat sama, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani bersyukur bahwa telah ada jaminan dari gubernur untuk tetap melanjutkan pembangunan huntap bagi korban bencana di wilayah yang tengah dipimpinnya.
"Alhamdulillah, hari ini Pak Gubernur hadir di tengah-tengah kita. Beliau tidak sekadar hadir, tapi beliau hadir selalu membawa sesuatu buat kita, masyarakat Luwu Utara," kata Indah.
Indah berjanji setelah bangunan huntap diserahterimakan, Pemda Luwu Utara akan mengatur lebih lanjut metode pembagian fasilitas hunian tersebut kepada masyarakat korban bencana.
"Setelah bangunan ini diserahterimakan, kami akan segera bagikan, mungkin dengan metode yang akan diatur lebih lanjut. Mengingat belum semuanya yang dapat," kata Indah.
Sebelumnya, General Manager Project PT Tata Logam Lestari yang mendesain rumah permanen instan tersebut Krisna Dewanty mengatakan, pengerjaan rumah atau huntap ini memakan waktu hanya 68 hari kerja.
50 unit huntap ini dikerjakan mulai 13 Oktober 2020 dan berhasil diselesaikan sesuai kontrak kerja pada 22 Desember 2020.
Digelar dengan taat protokol kesehatan, turut hadir Ketua DPRD Basir, Sekda Lutra Armiady, Pabung Mayor Arm Syafaruddin, Wakapolres Kompol Amir Madjis, serta para Kepala Perangkat Daerah lainnya.