Polisi menangkap Juana alias Juan yang telah membunuh dua orang, satu di Depok dan lainnya d Bogor. Perbuatan kejinya terbongkar setelah ditemukan mayat pria dikubur di lantai rumah di Gang Kopral Daman Sawangan, Depok.
Juan mengaku membunuh korban yang tak lain kakaknya sendiri bernama Dendi karena sering dimarahi.
"Saya kesal karena sering dimarahin ngga jelas. Salah dikit dimarahin kalau bikin bakso," kata Juan, Jumat (20/11).
Juan menyebut, pembunuhan terhadap Dendi dilakukan kira-kira 2-3 pekan lalu. Aksi keji itu dia lakukan sendirian.
"Sekitar 2-3 minggu lalu," jelasnya.
Kini Juan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia ditangkap di Bogor pada Kamis (19/11) kemarin.
Sebelumnya, polisi menangkap pelaku pembunuhan pria dikubur di lantai rumah kontrakan di Gang Kopral Daman Sawangan, Depok. Pelaku berinisial J ditangkap Tim Resmob Polres Metro Depok di kawasan Gunung Pongkor Bogor.
Korban merupakan kakak pelaku berinisial D. Sementara pelaku berinisial J yang diduga adik korban.
Dari hasil olah TKP, diketahui bahwa korban mengalami kekerasan. Korban mengalami luka memar di sejumlah bagian. "Dari evakuasi ada tanda kekerasan di dada memar dan gigi rontok. Artinya diduga pidana karena ada kekerasan dan kematian tidak wajar," ungkapnya.
Diperkirakan pelaku memendam korban dalam kondisi tidak lama ketika dibunuh. "Waktu dimasukkan masih segar, masih elastis. Dikuburkan setelah dibunuh," pungkasnya.
Diketahui penemuan mayat ini menghebohkan warga sekitar. Bermula ketika pemilik kontrakan hendak memperbaiki toilet yang rusak. Ketika dilihat ada satu keramik lantai dengan warna beda.
Pemilik kontrakan curiga dan membongkarnya. Ketika diketahui, ada tulang menyerupai dengkul manusia. Kemudian dilaporkan ke polisi. Sementara kontrakan itu sendiri sudah kosong. Penghuninya diketahui penjual bakso Malang asal Bogor. Namun pemilik kontrakan lupa nama penghuninya.