Puluhan anak anggota gangster di Kota Semarang diamankan Polsek Tembalang lantaran kedapatan merusak beberapa tiang bendera untuk perayaan HUT RI. Mereka didata, dan diberikan sanksi baris berbaris mengikuti upacara di bawah terik matahari, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil hormat ke bendera.
"Kami berikan hukuman hormat dan mencium bendera yang berada di Polsek. Ini kami lakukan biar mereka jera atas tindakan perusakan yang telah dilakukan, terlebih mendekati momentum perayaan HUT RI ke-75 agar tergugah rasa nasionalisme," kata Kapolsek Tembalang Kompol Mas'ud, Jumat (14/8).
Dia mengungkapkan penangkapan anggota gangster itu terungkap setelah adanya laporan warga yang melihat aksinya meresahkan masyarakat. Adapun aksinya dilakukan di Perum Polri Durenan Indah, Mangunharjo saat warga memasang tiang bendera, justru dirusak.
"Jadi ada laporan, kami koordinasi dengan anggota Reskrim untuk melakukan penyelidikan. Tidak lama kami amankan, mereka kami bina dengan diketahui orang tuanya masing-masing untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali," ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, anggota gangster ini memotong tiang bendera digunakan untuk menyerang kelompok gangster lain yang menjadi musuhnya. Sebab sebelumnya tindakan para gangster dianggap sudah meresahkan terhadap seorang remaja di jembatan Sikatak Undip Tembalang.
"Saya tidak mau kejadian itu terulang kembali. Kami punya komitmen untuk memberantas kejahatan anak-anak geng di wilayah hukum kami," jelasnya.