Pemerintah Kota Palembang memberlakukan program sedekah Rp2.000 per hari bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sedekah ini ditargetkan kontinyu dan dapat dimanfaatkan untuk membantu perekonomian masyarakat.
Wali Kota Palembang Harnojoyo mengungkapkan, penerapan program sedekah diawali di Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Dari dinas ini, setidaknya uang sedekah terkumpul Rp4 juta per bulan.
"Program sedekah bagi ASN hari ini dilaunching. ASN diharapkan konsisten dan ikhlas," ungkap Harnojoyo, Rabu (5/8).
Dikatakannya, program ini secara perlahan diberlakukan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Paling tidak dalam setahun bisa terkumpul Rp9,6 miliar dari total 20.000 ASN di lingkungan Pemkot Palembang.
"Secara matematis, bisa bertambah lebih dari itu jika diterapkan juga di BUMD," ujarnya.
Dikatakan, angka Rp9,6 miliar terbilang besar dan dapat dimanfaatkan untuk membantu perekonomian masyarakat. Termasuk juga membeli hewan kurban yang nantinya dibagikan kepada yang berhak.
"Berapa puluh atau ekor kambing dan sapi yang bisa dibeli dari uang sebanyak itu. Itu contoh kecil kegunaannya, belum lagi meningkatkan perekonomian masyarakat yang sempat terpuruk," kata dia.
Oleh karena itu, Harnojoyo mengajak program ini secara konsisten digulirkan pada tahun-tahun mendatang. Program tersebut juga bisa mengajak kerjasama dengan Baznas dan perbankan.
"Semuanya jangan asal ada program saja terus berhenti tak lama kemudian. Tetapi digulirkan secara konsisten dan ikhlas," tuturnya.