Seorang kernet Fuso, Yusri Suprayetno (50) tewas mendadak saat mengganjal ban di Km 174 Jalan Lintas Sumatera Palembang-Jambi, Desa Tungkal, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (7/5) malam. Sebagai upaya antisipatif, evakuasi korban berdasarkan protokol Covid-19.
Peristiwa itu terjadi saat korban diminta sopirnya, Amrudin, mengganjal ban karena truk Fuso nomor polisi B 9966 UYZ tidak mampu menanjak. Tiba-tiba korban terjatuh dalam posisi terlungkup di samping mobil.
Mengetahui itu, sopir Fuso menghubungi kepolisian untuk melakukan evakuasi. Petugas Polsek Tungkal Jaya langsung mengevakuasi korban dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap ke rumah sakit.
Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Rusdin Suprianto mengungkapkan, pihaknya mesti memakai protokol kesehatan untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Apalagi, korban tewas mendadak tanpa diketahui penyebabnya.
"Korban tewas mendadak saat mengganjal ban, kami evakuasi berdasarkan protokol kesehatan," ungkap Rusdin, Jumat (8/5).
Dari informasi yang diterimanya, Fuso itu berangkat dari Medan menuju Palembang, Selasa (5/5). Sebelum kejadian, mereka sempat mampir istirahat di rumah makan tak jauh dari TKP.
"Dugaan sementara korban tewas karena serangan jantung. Jenazah masih di kamar mayat rumah sakit," kata dia.
Sebagai langkah tindak lanjut, pegawai rumah makan dan sopir Fuso akan dilakukan rapid test dan diminta isolasi mandiri sebelum hasil keluar. Tempat-tempat yang disinggahi juga dilakukan penyemprotan disinfektan.
"Walaupun dugaannya karena serangan jantung, kami koordinasikan dengan pemerintah terkait untuk melakukan pencegahan," pungkasnya.