Istana Klaim Indonesia Sudah Setop Ekspor Masker Sejak Januari Lalu

Dengan adanya kelangkaan masker, Fadjroel menjelaskan pemerintah akan memproduksi 4,7 juta masker. Hal tersebut kata dia, akan diatur oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Selasa (31/3).

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Istana Klaim Indonesia Sudah Setop Ekspor Masker Sejak Januari Lalu
Fadjroel Rachman. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman mengklaim Indonesia sudah berhenti mengekspor masker sejak Januari lalu. Dia menjelaskan saat pemerintah sedang mengurus kepulangan WNI di Wuhan, Tiongkok pun sudah tidak memberikan asupan masker pada negara lain.

"Enggak ada, sejak Januari sudah berhentinya," kata Fadjroel dalam diskusi dengan tema 'Covid-19 ujian kebersamaan kita' di Jakarta, Sabtu (21/3).

Dengan adanya kelangkaan masker, Fadjroel menjelaskan pemerintah akan memproduksi 4,7 juta masker. Hal tersebut kata dia, akan diatur oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Selasa (31/3).

"Pak Erick nanti pada 31 maret akan 3 juta lebih masker dan akan dipakai oleh masyarakat," ungap Fadjroel.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia sepanjang Februari 2020 mencapai USD 13,94 miliar. Dari data tersebut terlihat nilai tersebut meningkat 11 persen dibandingkan Februari 2019 dan meningkat 2,24 persen dibandingkan Januari 2020.

Kemudian, diketahui dari data BPS, jumlah ekspor masker selama Februari 2020 tercatat 1,2 juta kilogram (kg). Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan Februari 2019 yang hanya 19 ribu kg.

"Barang tekstil lainnya ini komoditas masker diantaranya," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti.

Terlihat, nilai ekspor selama Februari terlihat bahwa meningkat tajam, yang sebelumnya USD 122,2 ribu menjadi USD 78,9 juta. Dibandingkan Januari 2020, ekspor masker juga meningkat tajam. Tertata di Januari ekspor masker hanya 175,7 ribu kg dengan nilai USD 2,14 juta.

Kemudian, secara kumulatif Januari-Februari, ekspor masker mencapai 1,38 juta kg atau senilai USD 1 miliar. Ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 40,3 ribu kg atau senilai USD 258 ribu.

Selanjutnya, ekspor masker Indonesia ditujukan ke China, yang tercatat USD 826,14 ribu di Januari dan USD 25,60 juta di Februari 2020.

Kemudian, Singapura USD 559.416 di Januari dan USD 36,28 juta di Februari 2020. Selanjutnya ke Hong Kong tercatat USD 1,76 juta di Januari dan USD 73,90 juta di Februari 2020.

Rekomendasi