Politikus Hanura Inas Nasrullah Zubir menilai, koleganya Chairuddin Ismail melakukan tindakan ilegal jika menggalang dukungan DPD-DPC tandingan untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Sebab, kata Inas, Chairuddin bukan pengurus sah partai.
"Chaerudin juga mengatakan bahwa dia akan membuat DPC dan DPD tandingan, padahal Chaerudin bukan pengurus partai Hanura lagi, artinya dia ingin melakukan tindakan ilegal! Masak mantan jenderal mau melanggar aturan?" ujar Inas melalui pesan singkat, Kamis (19/12).
Inas menegaskan, pernyataan Chairuddin yang menyebut Munas OSO tak sah karena tidak ada laporan pertanggungjawaban adalah hoaks. Inas menuding Chairuddin mengeluarkan pernyataan itu karena tidak diundang Munas.
Advertisement
Inas menyayangkan Chairuddin berencana menggelar Munaslub tandingan. Dia mengingatkan, yang berhak menggelar Munaslub adalah DPP yang sah.
"Karena berdasarkan AD/ART Hanura yang berhak mengadakan Munaslub adalah DPP yang sah berdasarkan UU Parpol, yakni DPP yang memiliki SK Menkumham, dimana sekarang ini sudah demisioner," kata dia.
Inas mempertanyakan DPP mana yang digalang Chairuddin. Dia menuding Chairuddin tengah bermimpi ingin menjadi ketua umum partai.
"Lalu DPP yang mana yang akan digalang oleh Chaerudin Ismail? Jangan-jangan dia sedang mimpi kepingin jadi Ketua Umum partai Hanura! Bangun pak! Hari sudah siang jangan mimpi melulu!," kata Inas.