Pernyataan putri Presiden Pertama RI Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri menuai kontroversi. Dia membandingkan sang Ayah, Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW.
Merespons itu, Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi, mengimbau para tokoh bangsa menjaga lisannya dan menghindari ucapan yang membuat kontraproduktif. Apalagi menyangkut hal agama.
"Tokoh-tokoh masyarakat tokoh-tokoh bangsa agar dalam menyampaikan itu menghindari hal-hal mengandung muatan muatan justru kontraproduktif, muatan muatan itu berkaitan dengan isu agama misalnya," kata Zainut di Istana Wakil Presiden, Senin (18/7).
Advertisement
Tokoh Bangsa Hati-hati Berucap
Kemudian, masyarakat Indonesia juga diimbau untuk hati-hati menempatkan pernyataan Sukmawati. Sebab, masalah tersebut sensitif.
"Saya kira ini harus betul betul diminta kepada tokoh-tokoh bangsa ini lebih hati- hati dalam menyampaikan statemennya," sambungnya.
Zainut menilai sah-sah saja bila pernyataan Sukmawati di laporkan ke polisi. Asal tidak terjadi keributan dalam bernegara.
"Negara kita negara hukum saya kira sah sah saja kalau masyarakat mengadukan hal sebut kepada mekanisme hukum, tapi kita mengimbau supaya tidak terjadi kegaduhan," ucap dia.
"Tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, tetap menahan diri, silahkan proses hukum tetap dilaksanakan," tandas Zainut.