4 Tahun Belum Terungkap, Polisi Klaim Masih Menyelidiki Pembunuhan Akseyna

4 Tahun Belum Terungkap, Polisi Klaim Masih Menyelidiki Pembunuhan Akseyna. Polisi mengklaim kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Hal tersebut lantaran, kasus pembunuhan yang ditangani wilayah hukum Polda Metro Jaya jumlahnya banyak.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
4 Tahun Belum Terungkap, Polisi Klaim Masih Menyelidiki Pembunuhan Akseyna
Akseyna. ©facebook.com/Akseyna Ahad Dori

Hari ini, Selasa 26 Maret 2019 tepat empat tahun kematian Mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Akseyna Ahad Dori atau Ace ditemukan tewas mengambang di Danau Kenanga, tepatnya dekat gedung rektorat belum juga terungkap. Meskipun, polisi telah memeriksa saksi-saksi dan juga kumpulkan bukti-bukti.

Menanggapi hal tersebut, polisi mengklaim kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Hal tersebut lantaran, kasus pembunuhan yang ditangani wilayah hukum Polda Metro Jaya jumlahnya banyak.

"Kasus pembunuhan banyak. Kasus pembunuhan banyak semuanya masih dalam proses," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (26/3).

Sementara itu dihubungi terpisah, Ayahanda Dori, Kolonel Mardoto mengatakan, pihak keluarga sampai kini belum menerima informasi perkembangan kasus tersebut dari pihak kepolisian. "Belum ada info perkembangan penanganan kasus ini dari pihak kepolisian. Setidaknya dalam setahun ini sejak 2018," ujar Mardoto.

Mardoto pun berharap polisi segera cepat menemukan pelaku pembunuh anaknya itu. "Dalam hal ini, keluarga berharap kasus ini dituntaskan hingga pelakunya tertangkap," kata Mardoto.

Seperti diketahui, dalam proses penyelidikan, seorang teman Akseyna menemukan surat di dalam kamar kos mahasiswa itu. Surat itu awalnya diduga adalah surat wasiat dari Akseyna. Namun belakangan, seorang grafolog meyakini surat tersebut bukan ditulis Akseyna. Diduga, surat tersebut sengaja ditulis seseorang untuk mengalihkan perhatian polisi agar polisi menyimpulkan Akseyna tewas bunuh diri.

Mulai dari Kapolda Metro Jaya dijabat Unggung Cahyono, Tito Karnavian, Moechgiyarto, M Iriawan, hingga Idham Azis, namun, hingga kini pengusutan dugaan pembunuhan tersebut belum juga terungkap.

Rekomendasi