Tim Jaguar Polresta Depok mengamankan sejumlah orang diduga menghalangi pengerjaan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago). Sekelompok orang tersebut diduga menakuti dan meneror pekerja proyek dengan senjata tajam.
Kepala Tim Jaguar Polresta Depok, Iptu Winam Agus mengatakan, ada 20 orang yang diamankan pihaknya. Mereka diciduk di Jalan Pelni, Sukmajaya Depok sore tadi.
"Proyek tidak bisa berjalan mulus karena diadang oleh beberapa orang yang mengaku sebagai pemilik lahan padahal setelah kita periksa mereka tidak ada surat yang sah," katanya, Senin (25/2).
Tim Jaguar juga menggeledah markas kelompok tersebut. Di sana didapat senjata tajam yang diduga digunakan pelaku saat menakuti pekerja.
"Selama ini mereka mengintimidasi pekerja tol yang dimulai pada tahun 2005 sampai 2018 tidak selesai. Nah ini mereka yang menghambat karena itu kita tindak," jelasnya.
Puluhan orang tersebut menakuti pekerja dengan modus mengintimidasi bahwa lahan tersebut milik mereka. Mereka seolah memiliki surat atas lahan tersebut yang sebenarnya tidak ada.
"Jadi selama ini senjata itu digunakan untuk mengancam pegawai yang membangun tol. Selanjutnya mereka akan kami proses untuk penyelidikan lebih lanjut," jelas dia.