Seorang laki-laki lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di dasar Sungai Desa Patukgawemulyo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen pada Sabtu (26/01). Korban sempat sulit diidentifikasi sebab tak mengantongi kartu pengenal identitas dan wajahnya mengalami kerusakan akibat dimakan ikan.
Kabar penemuan mayat tersebut menyebar ke penjuru kecamatan Mirit hingga akhirnya sampai ke telinga keluarga korban. Dari kesaksian anak korban, Siti dan Juriah, diketahui bahwa korban bernama Muslihodin (80) warga Desa Pekitan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen.
Dari keterangan keluarga, korban menghilang dari rumah kediamannya sejak Jum'at (25/1) kemarin.
Kasubag Humas Polres Kebumen, AKP Suparno, menjelaskan korban ditemukan oleh Bastian warga setempat yang tengah melintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 07.10 WIB pagi. Saat itu saksi tengah melintas di jembatan dan curiga melihat ada mayat di sungai.
"Setelah dievakuasi, kita tidak menemukan kartu pengenal identitas korban. Wajah korban juga rusak, dimungkinkan dimakan binatang sungai, kepiting dan udang," kata Suparno.
Adalah anak korban yang mendengar ada temuan mayat, lantas mengenali korban dari baju yang dikenakan.
"Kedua anaknya datang ke TKP. Setelah melihat jenazah, mereka yakin bahwa itu adalah bapaknya yang tengah dicari," imbuh AKP Suparno.
Dari hasil olah TKP, dengan melibatkan tim Medis dari Puskesmas Mirit, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda penganiayaan yang mengarah ke tindak pidana.
"Kuat dugaan korban meninggal karena terpeleset dan masuk ke sungai. Keterangan dari pihak keluarga, korban sudah susah mengingat karena faktor usia," jelasnya.