Polisi masih mendalami keterangan HD, pembunuh Sisca Icun Sulastri (34) yang jasadnya ditemukan di Apartemen Kebagusan City, Jakarta Selatan. Sebab keterangan HD kerap berubah-ubah.
Sebelumnya, HD mengaku membunuh wanita tersebut karena kesal janji akan diberikan Rp 2 juta tak ditepati. HD diminta Sisca untuk menemaninya berkencan. Sejumlah saksi sudah diperiksa.
"Pelaku ini masih keterangannya masih belum pas. Keterangan awal bahwa pelaku ini disuruh menemani korban dijanjikan imbalan uang, tapi setelah pelaku ini naik (ke apartemen) bersama dengan korban, akhirnya terjadi cekcok. Cekcok nya ini sedang kita dalami apakah tentang korban tidak memberikan imbalan atau apa untuk menemani. Ini masih kita dalami ke pelaku," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (21/12).
Polisi juga mendalami pengakuan pelaku menemukan pisau di kamar korban dipakai membunuh Sisca.
"Ini masih dari versi pelaku, ini kita nanti mendalami keterangan dari pelaku, kita kaitkan dengan keterangan saksi, keterangan petunjuk seperti apa karena kita sudah olah TKP di sana," ujarnya.
Apabila penyidik sudah menemukan fakta sebenarnya, kata Argo, polisi segera melakukan gelar perkara pembunuhan Sisca Icun Sulastri.
"Penyidik akan mengevaluasi kemudian akan gelar seperti apa, motifnya belum kita bisa sampaikan kita masih menanyakan ke pelaku," jelas dia.