Ratusan driver GO-JEK dan komunitas driver online di bawah aplikator GO-JEK turun jalan, Rabu (29/8). Mereka berunjuk rasa di kantor operasional GO-JEK Makassar menuntut Kepala Cabang GO-JEK Makassar, Irto Sarungu mundur dari jabatannya karena tidak memenuhi janjinya.
Sebelumnya Irto Sarungu berjanji menormalkan poin GO-FOOD dari 1,5 kembali menjadi 2 poin. Hal itu disampaikan ke para driver selaku mitranya namun selama sebulan janji itu tidak terealisasi. Bahkan, dalam waktu sebulan, operasional malah melakukan suspend terhadap 720 orang driver.
Ketua Solidaritas Driver GO-JEK Makassar (SDGM) Ibnu Hajar alias Uchok (40) menjelaskan, dulu GO-FOOD mendapatkan 2 poin tapi dikurangi jadi 1,5 poin. Pengurangan poin itu dialihkan ke GO-SEND. Padahal, dia mengungkapkan, aplikasi Go-SEND ini jarang dimanfaatkan masyarakat.
"Hari ini adalah puncaknya. Kami minta setarakan kembali poin itu, tutup penerimaan driver baru, buka kembali suspend terhadap 720 driver. Selain itu kami tuntut Irto Sarungu diganti," katanya, Rabu (29/8).
Sebagai bentuk protes, para driver ini mematikan aplikasi GO-JEK nya. Mereka tiba di depan kantor operasional GO-JEK sejak pukul 11.35 Wita dan hingga pukul 12.30 Wita.
Aksi tersebut masih berlangsung karena kepala cabang GO-JEK, Irto Sarungu belum juga keluar menemui mitranya para driver.