Saat naik di bus, pemudik asal Tegal mendadak meninggal

Korban saat itu bersama temannya. Korban sempat bercerita kalau mengalami sakit radang tenggorokan tidak pernah sembuh. Korban merantau ke Depok untuk mencari nafkah dengan menjadi tukang kue.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Saat naik di bus, pemudik asal Tegal mendadak meninggal
Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Mimpi Danawi (54), mudik ke Tegal Jawa Tengah batal terlaksana. Dia temukan tak bernyawa di Terminal Depok.

Danawi diduga meninggalkan dunia saat menunggu bus ke kampung halamannya pagi tadi. Dia pulang bersama temannya bernama Rohman (54).

Temannya tidak menduga kalau korban meninggal mendadak seperti ini. Sebab korban terlihat baik-baik saja. Tapi ketika di atas bus tiba-tiba korban jatuh dan meninggal dunia.

Melihat kejadian itu Rohman kaget. Dia meminta tolong pada sopir dan kenek bus. "Sebelum meninggal tidak sempat makan atau minum. Tiba-tiba saat mau membawa tas ransel berisi bekal buat mudik korban langsung terjatuh dan meninggal," katanya, Sabtu (19/5).

Dia tidak tahu apa penyebab kematian temannya. Namun korban sempat bercerita kalau mengalami sakit radang tenggorokan tidak pernah sembuh. Korban merantau ke Depok untuk mencari nafkah dengan menjadi tukang kue. "Ini rencananya kita mau pulang kampung untuk berobat penyakit teman saya itu. Keinginannya mau pulang kampung dengan maksud untuk menyembuhkan penyakit malah meninggal," ungkapnya.

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor menuturkan, setelah menerima laporan itu pihaknya langsung menuju lokasi kejadian. Kemudian dilakukan pemeriksaan dan mengevakuasi korban dari dalam bus. Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban. "Diduga meninggal karena sakit. Dari keterangan saksi teman korban mengidap sakit radang tenggorokan," katanya.

Petugas pun menghubungi pihak keluarga korban. Atas keinginan pihak keluarga korban akan langsung dibawa ke kampung halaman. "Dengan membuat surat pernyataan tidak mau divisum," jelas dia.

Rekomendasi