Tiga jasad terduga teroris diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan. Ketiganya merupakan terduga dari penindakan oleh Densus 88 Antiteror di Rusunawa Sidoarjo.
"Kami menyampaikan hasil identifikasi yang akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Hasilnya akan terus disampaikan, karena ini baru tiga orang yang diserahkan," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Frans Barung Mangera di Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, Jumat (18/5).
Ketiga jasad yang diserahkan di antaranya Anton Ferdianto (46) warga Manukan Kulon Blok 19/H-19 Sidoarjo, Sari Puspita Rini (47) dan Helia Aulia Rahman (18) dengan alamat yang sama.
"Tiga inilah yang sudah teridentifikasi dari hasil identifikasi Tim DVI. Semua proses harus ada Factual harus dibuktikan dengan scietific identification," katanya.
Barung mengatakan, baru tiga jenazah yang diambil oleh keluarganya untuk dimakamkam. Sementara jenazah yang lain akan disampaikan secepatnya.
"Kenapa tiga rekan-rekan? Saya pikir sudah mengerti. Itu semua karena situasi yang ada," terangnya.
Sekitar pukul 14.45, jasad dibawa dengan tiga buah ambulan beriringan dengan dikawal penuh pihak keamanan. Ambulan satu per satu antri mengambil jazad yang disimpan di frezer kontainer.
Sementara sejumlah sumber mengatakan, jenazah akan dimakamkan di Sidoarjo, sebuah lokasi pemakaman milik pemerintah.