Jokowi diminta bertemu 1.000 ulama sebelum Ramadan

Dewan Syuro PB Al Kahiriah, Mansyur Muhidin mengungkapkan dirinya menyampaikan kepada Jokowi soal masih banyaknya pejuang kemerdekaan dari Banten yang belum mendapatkan gelar pahlawan. Ulama Banten mendorong pemerintah untuk kembali memberikan gelar pahlawan kepada pejuang tersebut.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Jokowi diminta bertemu 1.000 ulama sebelum Ramadan
Jokowi hadiri CEO Lunch Forum di KTT ASEAN-Australia. ©AFP/Pool/MARK METCALFE

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima ulama dari Banten di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/3). Juru Bicara Kepresidenan Johan Sapto Prabowo mengatakan ada tiga poin yang dibahas dalam pertemuan.

"Pertama Presiden ingin menyampaikan dengan cara blak-blakan mengenai pengembangan ekonomi baru," ungkap Johan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (21/3).

Kedua, Jokowi menyampaikan kepada ulama betapa bahayanya penyebaran informasi hoaks bagi bangsa. Kepala Negara juga meminta agar para ulama Banten ikut memberikan penjelasan kepada rakyat tentang bahaya informasi hoaks.

Ketiga, membahas soal pengembangan pendidikan di pesantren. "Soal pengembangan pesantren, ada saran-saran yang disampaikan para ulama kepada Presiden. Salah satunya 1.000 kiai tadi, kemudian pembangunan Universitas Islam Negeri (UIN)," jelas Johan.

Terpisah, salah satu perwakilan ulama Banten, Romly mengatakan dalam pertemuan mereka menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah bekerja keras membangun bangsa.

"Terlepas dalam membangun bangsa ini ada kelebihan dan kekurangannya," katanya.

Sementara Dewan Syuro PB Al Kahiriah, Mansyur Muhidin mengungkapkan dirinya menyampaikan kepada Jokowi soal masih banyaknya pejuang kemerdekaan dari Banten yang belum mendapatkan gelar pahlawan. Ulama Banten mendorong pemerintah untuk kembali memberikan gelar pahlawan kepada pejuang tersebut.

"InsyaAllah saya sudah sampaikan ke Presiden ini dan akan dicoba tahun depan," kata Mansyur.

Selain itu, ulama Banten juga meminta Jokowi untuk melakukan pertemuan dengan 1.000 ulama sebelum memasuki bulan Ramadan 2018.

"Kami memohon menjelang Ramadan ini Presiden bertemu 1.000 kiai dan presiden respek dengan hal ini," pungkasnya.

Rekomendasi