Pesawat latih jatuh di Cilacap usai akrobatik, satu anggota TNI dikabarkan tewas

Setelah bermanuver, pesawat tidak bisa kembali ke posisi semula hingga akhirnya terjatuh.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Pesawat latih jatuh di Cilacap usai akrobatik, satu anggota TNI dikabarkan tewas
Kecelakaan pesawat di Bandara Tunggul Wulung Cilacap. ©Istimewa

Pesawat latih tipe Decatlon BL 30 jatuh di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap sekitar pukul 15.15 Wib, Selasa (20/3). Satu orang anggota TNI AU dikabarkan meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Pesawat yang jatuh merupakan pesawat untuk penerbangan akrobatik. Pesawat tersebut jatuh setelah melakukan manuver dan akrobatik di udara. Kabag Humas Kemenhub Baitul Ihwan menjelaskan, pesawat itu tengah melakukan latihan untuk persiapan wisuda penerbang Flying Scholl Genesha.

"Setelah melakukan satu kali penerbangan latih, ketika melakukan manuver akrobatik berputar dengan nose pesawat dibawah," ujar Baitul Ihwan melalui pesan singkat.

Dia melanjutkan, setelah bermanuver, pesawat tidak bisa kembali ke posisi semula hingga akhirnya terjatuh. "Terlihat tidak dapat melakukan recover kembali sehingga menabrak pesawat latih yang terparkir di apron dan pintu hanggar," jelasnya.

Dia menuturkan, kondisi pesawat rusak berat. "Sekarang sudah dievalkuasi," jelasnya.

Informasi diterima merdeka.com, pilot pesawat meninggal dunia. Dia mengaku masih menunggu kabar tersebut.

Rekomendasi