Investigasi ke Kediri, Bawaslu tak temukan pelanggaran Khofifah rapat di BPR

Dugaan pelanggaran Khofifah Indar Parawansa melakukan rapat koordinasi di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kediri tidak terbukti. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jatim menemukan tidak ada pelanggaran dalam aktivitas calon gubernur nomor urut satu ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Investigasi ke Kediri, Bawaslu tak temukan pelanggaran Khofifah rapat di BPR
Dukungan Khofifah. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Dugaan pelanggaran Khofifah Indar Parawansa melakukan rapat koordinasi di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kediri tidak terbukti. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jatim menemukan tidak ada pelanggaran dalam aktivitas calon gubernur nomor urut satu ini.

"Kami sudah turun ke Kediri. Tidak ada kesalahan, itu foto acara muslimat sebelum penetapan pasangan calon (Paslon)," kata Ketua Bawaslu Jatim, Moh. Amin kepada Merdeka.com, Selasa (28/2).

Amin mengatakan, saat mendengar informasi dugaan pelanggaran paslon Khofifah Indar Parawansa melakukan rapat koordinasi di gedung BPR Kediri. Informasi tersebut langsung ditindak lanjut dengan cepat, hasilnya kabar berita tersebut tidak benar. Dari penggalian data dan informasi, paslon nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa sebelum penetapan telah menghadiri acara muslimat.

Dalam acara itu, muslimat Kediri menggunakan kantor BPR Kediri untuk transit sementara. Acara tersebut dilaksanakan tanggal 4 bulan Februari. Artinya, pemakaian gedung BPR tersebut dilakukan sebelum penetapan. Kondisi inilah yang membuat Bawaslu tidak biasa bertindak. "Kan tidak ada masalah, acaranya tanggal 4 bulan dua, sebelum penetapan," tegas Amin.

Meski demikian, Amin mengakui kalau timnya sudah siap siaga untuk melakukan tindakan jika ada temuan-temuan pelanggaran dari kedua paslon. Menurut dia, saat ini proses pemilu lebih relative aman, untuk itu dia berharap supaya kedua belah pihak menghormati dan menaati aturan yang sudah ada.

"Janganlah membuat provokasi yang membuat kondisi semakin tidak menentu. Jatim sekarang ini lebih kondusif," papar dia.

Sementara dalam pemberitaan lalu, calon gubernur nomor urut satu Khofifah Indar Parawansadisinyalir telah melakukan koordinasi pemenangan pemilihan umum di kantor Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat atau Bank Daerah Kediri.

Di dalam gedung ini, Khofifah terlihat sangat santai melakukan koordinasi dengan relawan pemenangan. Dalam pertemuan ini, Khofifah juga terlihat didampingi istri calon wakil gubernur nomor urut satu, Emil Dardak yakni Arumi Bachsin. Namun, kabar tersebut tidak benar karena acara Khofifah dilakukan sebelum penetapan.

Rekomendasi