Minibus di Limapuluh Kota masuk jurang, 6 orang terluka

Mobil minibus Daihatsu Xenia dengan lima penumpang dan seorang sopir, terjun ke jurang sedalam 75 meter di Jalan Raya Negara Sumbar-Riau, persisnya di kilometer 157, Jorong Simpangtigo, Nagari Kotoalam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Limapuluh Kota, Sumbar, Sabtu (17/2).

ER Chania
Oleh ER Chania - Reporter
Minibus di Limapuluh Kota masuk jurang, 6 orang terluka
Kecelakaan minibus di Limapuluh Kota. ©2018 Merdeka.com

Mobil minibus Daihatsu Xenia berisi lima penumpang dan seorang sopir, terjun ke jurang sedalam 75 meter di Jalan Raya Negara Sumbar-Riau, persisnya di kilometer 157, Jorong Simpangtigo, Nagari Kotoalam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Limapuluh Kota, Sumbar, Sabtu (17/2).

"Satu unit kendaraan yang dikemudikan Ririn Febriansyah (27) dari arah Provinsi Riau, alami kecelakaan lalu lintas. Sopir bersama lima orang penumpang terluka. Kita mengimbau agar pengguna jalan berhati hati, karena jalan berbelok belok dan cuaca hujan. Jika ngantuk disarankan berhenti dulu untuk istirahat," ungkap Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis didampingi Kasatlantas AKP Dwi Yulianto, Sabtu (17/2) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan Daihatsu Xenia dengan nomor polisi BM 1622 JC melaju dari arah Provinsi Riau. Kemudian melewati Jorong Simpangtigo Nagari Kotoalam dengan medan tanjakan berbelok, dengan sisi sebelah kirinya jurang.

"Saat itu, sekitar pukul 13.30 WIB, sopir diduga mengantuk dan kehilangan kendali di jalan menanjak yang juga berbelok tajam. Sehingga mobil nahas tersebut terperosok ke dalam jurang. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun sopir dan lima orang penumpang kendaraan mengalami luka-luka," lanjut Haris.

Ririn, warga Jalan Sijarudin RT 03 RW 02 Pelanggaran, Kecamatan Pelanggiran, Kabupaten Indra Giri Hilir terluka di pinggang, kepala, hidung dan tangan.

Sementara korban penumpang, kondisi terparah dialami Khairullah (22), yang merupakan mahasiswa beralamat di Jalan Harapan Parik Lapan Kecamatan Tembilahanhulu, Kabupaten Indra Giri Hilir. Korban mengalami luka robek di wajah dan patah tulang bahu sebelah kanan.

Korban kecelakaan lainnya, Nurmaria Ulfa (22), seorang mahasiswi asal Indra Giri yang mengalami luka lecet di kaki kanan. Selanjutnya, Nina Afriani (21), mahasiswi beralamat di Jalan Lengka, Tembilahan, Pekanbaru, mengalami luka lecet tangan kanan.

Dua korban lainnya yang juga mahasiswa, Redo Mareza (19), dan Rian Dwi Saputra (22), mengalami luka robek di kepala, kaki dan bengkak pada bagian dada. Kedua mahasiswa ini beralamat di Tembilahan Pekanbaru.

"Satuan Lalu Lintas Polres Limapuluh Kota bersama jajaran Polsek Pangkalan Koto Baru dibantu masyarakat melakukan upaya evakuasi," tambah Haris.

Lima korban dibawa ke Puskesmas Pangkalan Koto Baru, satu orang dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adnaan WD Payakumbuh.

"Kemudian korban kecelakaan mobil masuk jurang yang sebelumnya dibawa pusat Kecamatan Pangkalan Koto Baru, sudah dirujuk ke Rumah Sakit Savira Pekanbaru. Sementara korban luka parah, satu orang masih di UGD RSUD Adnan WD Payakumbuh menunggu keluarga dari Pekanbaru," ucap Heri, salah seorang warga.

Rekomendasi