Sebuah bangunan yang ada di lingkungan Sekolah Negeri 32 Jakarta Barat di Jl Pejagalan, Tambora, Jakarta Barat, roboh siang tadi kira-kira pukul 12.45 WIB. Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto, membenarkan peristiwa itu.
Namun dia menjelaskan, gedung yang roboh adalah bangunan cagar budaya yang berada satu lokasi dengan sekolah.
"Tetapi gedung itu terpisah itu dengan gedung bangunan yang selama ini digunakan untuk kegiatan belajar mengajar," katanya saat dihubungi, Kamis (21/12).
Gedung itu tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Usia gedung juga sudah cukup tua karena dibangun era tahun 1.800 dan dibangun dua lantai. Lantai satu sesekali digunakan untuk aula pertemuan sedangkan lantai dua sama sekali tidak pernah digunakan karena sudah tak layak.
"Kebetulan tadi itu digunakan untuk peringatan maulid nabi. Jadi kondisinya seperti itu, jadi bukan sekolah SMP 32 ambruk," tegasnya.
Dia mengakui kejadian tersebut menyebabkan tiga korban luka-luka dan korban sudah berada di rumah sakit. "Ada korban satu guru luka, satu pesuruh, dua tenaga kerja kontrak guru, masih di puskesmas setempat, kalau harus dirujuk ke rumah sakit akan dorong ke rs. Dari disdik karena tenaga kontrak maka koordinasi dengan BPJS kesehatan," katanya.