Panglima TNI Marsekal Hadi ingatkan prajurit tak terseret politik praktis

Jelang tahun politik nanti, Mantan KSAU ini mengingatkan, kepada prajurit untuk menjaga netralitas dan tak terseret arus politik praktis. Dia berharap seluruh prajurit mempertahankan profesionalitas.

Muhammad Genantan Saputra
Panglima TNI Marsekal Hadi ingatkan prajurit tak terseret politik praktis
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. ©2017 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi markas Korps Marinir di Bumi Cilandak, Jakarta Selatan. Panglima mengikuti upacara militer di lapangan apel Kesatriaan Marinir Hartono Bhumi Cilandak, Jakarta Selatan.

Sebelum berpidato, Panglima TNI meninjau kesiapan pasukan dengan menaiki Tank BMP-3F diiringi lewat lagu Mars TNI dan penghormatan senjata dari seluruh prajurit. Pada kesempatan itu, Hadi mengatakan, prajurit marinir selalu mengharumkan nama bangsa.

"Perjalanan panjang dalam melaksanakan tugas sudah menorehkan tinta emas dan memberikan nama harum pada bumi pertiwi ini, karena setiap kejadian masyarakat selalu menunggu prajurit marinir," kata Hadi dalam sambutannya di lapangan apel Kesatriaan Marinir Hartono Bhumi, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (21/12).

Selain mengapresiasi Marinir, Hadi juga meminta kepada seluruh prajurit untuk mengantisipasi ancaman-ancaman yang dapat mengancam keutuhan NKRI dari ilegal fishing hingga narkoba.

"Para prajurit marinir yang sangat saya banggakan, banyak masalah yang kita hadapi di antaranya pencurian ikan, illegal logging, penyelundupan orang, dan narkoba. Semua itu harus dihentikan, untuk itu sama sama kita mengantisipasi di dewasa ini," ujar Hadi.

Jelang tahun politik nanti, Mantan KSAU ini mengingatkan, kepada prajurit untuk menjaga netralitas dan tak terseret arus politik praktis. Dia berharap seluruh prajurit mempertahankan profesionalitas.

"Selanjutnya dalam waktu dekat kita menghadapi pesta demokrasi, Saya perintahkan kepada seluruh prajurit marinir untuk menjaga netralitas, dan tidak menyeret nyeret ke dalam politik praktis," imbuh Hadi.

"Para prajurit marinir kalian adalah petarung yang hebat, kalian harus menjaga profesionalitas dalam diri kalian," tambahnya.

Upacara ini diawali aksi penerjunan payung oleh komandan upacara Kolonel (Mar) Nanang Saefullah. Kemudian melibatkan 2000 prajurit petarung yang menerjunkan material tempur Korps Marinir antara lain BMP-3F, LVT-7, BTR-4, BVP-2, RM 70 Grad, MRLS Vampire, How-105, MER Twin Gun dan beberapa alat tempur lainnya.

Panglima pun terkesima, dan berharap semangat juang seluruh prajurit selalu bergelora. "Saya harapkan semangat ini selalu berkobar dan selalu bergelora di jiwa prajurit Marinir," ucapnya.

Selain itu, upacara ini juga dihadiri KSAL Laksamana Ade Supandi, Pangdam Jaya Mayjen Jaswandi, dan Dankormar Mayjen (mar) Bambang Suswantono.

Rekomendasi