Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami atas terjadinya kebakaran di gudang kembang api, di Kompleks Pergudangan 99 di Jalan Raya Salembarang, Cengklong, Kosambi, Kota Tangerang, Banten. Atas kebakaran itu, puluhan orang meninggal dunia.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, dugaan sementara atas kebakaran itu karena percikan las. Sebab, saat terjadinya kebakaran ada dua tengah melakukan las di gudang tersebut."Ada saksi namanya Kusnul. Dia sama-sama dengan tukang las Subarna Ega, dia ada di atas, Subarna Ega yang ngelas. Dia ini yang megang besinya. Saat memegang besi untuk dilas itu kawatnya itu tahu-tahunya itu panas, ternyata di bawahnya itu (ada api) lari panas dan loncat kena asbes jebol. Dia keluar lewat pintu depan dan dia selamat, dia tidak nengok kiri kanan yang penting dia ini lari dan dia mendengar ledakan," beber Argo di Polda Metro Jaya, Senin (30/10)."(Kebakaran) Di tengah gedung, tempat penyimpanan dan penjemuran kembang api," sambungnya.Meski demikian, polisi masih mendalami apakah hal tersebut kecelakaan atau kesengajaan saat melakukan las tersebut."Makanya ini masih kami periksa dulu, las hari kedua, dia membuat atap itu membuat las hari pertama aman. Ini kita fokuskan kelalaian yang mengakibatkan korban jiwa," pungkasnya.
Kesaksian rekan pekerja las ke polisi soal asal muasal api lahap gudang
Dia keluar lewat pintu depan dan dia selamat, dia tidak nengok kiri kanan yang penting dia ini lari dan dia mendengar ledakan.
Rekomendasi