40 siswa SMP Negeri 28 Medan kesurupan saat upacara

Siswa-siswi yang kesurupan terdiri dari siswa kelas 7, 8, dan 9. Hampir semua perempuan. Para siswa yang kesurupan kemudian dibawa ke sejumlah ruangan di sekolah itu. Para guru berupaya membantu siswa.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
40 siswa SMP Negeri 28 Medan kesurupan saat upacara
siswa SMP Negeri 28 Medan kesurupan saat upacara. ©2017 Merdeka.com

Lebih dari 40 siswa SMP Negeri 28 Medan, di Karya Bersama, Pangkalan Masyhur, Medan, kesurupan. Mereka tiba-tiba pingsan lalu berteriak-teriak saat upacara bendera, Senin (9/10).

"Pertama dua orang pingsan, kemudian berantai ke siswa yang lain," kata Horas Pohan, Kepala Sekolah SMPN 28 Medan.

Siswa yang pingsan itu kemudian berteriak-teriak. Teman-temannya sempat mencoba menolong. Namun, mereka pun ikut pingsan kemudian berteriak-teriak. "Ada 40-an orang yang kesurupan," papar Horas.

Siswa-siswi yang kesurupan terdiri dari siswa kelas 7, 8, dan 9. Hampir semua perempuan.Para siswa yang kesurupan kemudian dibawa ke sejumlah ruangan di sekolah itu. Para guru berupaya membantu siswa.

Warga sekitar yang dianggap punya kemampuan pun dipanggil. Orang tua siswa yang kesurupan juga dihubungi. Beberapa di antaranya datang ke sekolah menjemput anaknya.

Seorang perempuan warga sekitar yang mencoba membantu para siswa mengatakan kesurupan itu dipicu pohon besar yang ditebang pihak sekolah akhir pekan lalu. "Ini gara-gara pohon itu ditebang. Mereka merasa terganggu, nggak terima rumahnya diobrak-abrik," ucapnya.

Meski terjadi kesurupan massal, kegiatan belajar-mengajar di SMP Negeri 28 Medan tetap berlangsung. Hanya siswa kesurupan yang dibenarkan pulang setelah berhasil ditenangkan.

Rekomendasi