Dalam sebulan, petugas gagalkan penyelundupan 3,5 Kg sabu di Bandara Juanda

Dalam sebulan, petugas gagalkan penyelundupan 3,5 Kg sabu di Bandara Juanda. Penyelundupan narkoba jaringan Malaysia masuk ke Indonesia kembali berhasil digagalkan. Bahkan, dalam kurun waktu satu bulan petugas keamanan Bandara Juanda dari Satgaspam Pomal, Bea Cukai dan Avsec berhasil menggagalkan empat kasus.

Bruriy Susanto
Oleh Bruriy Susanto - Reporter
Dalam sebulan, petugas gagalkan penyelundupan 3,5 Kg sabu di Bandara Juanda
Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Penyelundupan narkoba jaringan Malaysia masuk ke Indonesia kembali berhasil digagalkan. Bahkan, dalam kurun waktu satu bulan petugas keamanan Bandara Juanda dari Satgaspam Pomal, Bea Cukai dan Avsec berhasil menggagalkan empat kasus.Kasus penyelundupan yang pertama berhasil digagalkan terjadi pada penumpang AirAsia yakni HL. Saat itu, dia terbang hari Kamis (14/9) rute Kuala Lumpur ke Surabaya, landing di Bandara Juanda menjalani pemeriksaan oleh petugas menemukan benda mencurigakan."Saat barang bawaan melalui X-Ray terlihat benda mencurigakan. Terutama di gagang tas koper," terang Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Timur, Purwantoro, Selasa (3/10)."Begitu dibuka berisikan narkoba beratnya mencapai 685 gram sabu yang disembunyikan dalam gagang tas koper," tambah dia.Ungkap kasus lainnya, yakni pada Sabtu, petugas keamanan bandara Juanda kembali menangkap SBL, seorang penumpang yang membawa narkoba. Modusnya pun sama persis dengan yang dilakukan oleh tersangka HL.Narkoba itu disembunyikan dalam tas koper yang sudah dimodifikasi, dengan berat total 1,5 kilogram sabu. Dengan waktu yang tidak lama, penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia main terjadi.Penyelundupan itu dilakukan oleh tersangka MT, ditangkap pada Jumat (22/7) dengan barang bukti 855 gram disembunyikan dalam gagang tas koper. Seminggu selanjutnya seorang TKW Indonesia yang bekerja di Malaysia ditangkap, kedapatan membawa narkoba.Sebanyak 165 gram disembunyikan dalam sandal, kemudian 90 gram sabu disembunyikan dalam kemaluan tersangka PN."Dengan ini, maka selama sebulan di bulan September petugas telah menggagalkan penyelundupan narkoba sekitar 3,5 kilogram sabu," katanya.Dari kasus itu juga berhasil menangkap jaringan peredaran narkoba dari tersangka PN. Setelah Bea Cukai Juanda melakukan koordinasi dengan Dit. Resnarkoba Polda Jawa Timur."Ada dua orang yang ditangkap dari jaringan peredaran narkoba, tersangka PN. Dua tersangka ini masih dikembangkan lagi apakah ada jaringan lagi," pungkas Dir. Resnarkoba Polda Jawa Timur Kombes Pol Gagas Nugraha.

Rekomendasi