Kecam pengepungan YLBHI, KSPI sebut liberalisme juga antiPancasila tapi didiamkan

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengecam aksi pengepungan yang dilakukan massa terhadap kantor YLBHI dan LBH Jakarta, Minggu (17/9)-Senin (18/9) lalu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kecam pengepungan YLBHI, KSPI sebut liberalisme juga antiPancasila tapi didiamkan
Gedung LBH Jakarta pasca penyerangan. ©2017 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengecam aksi pengepungan yang dilakukan massa terhadap kantor YLBHI dan LBH Jakarta, Minggu (17/9)-Senin (18/9) lalu. Dia bahkan mempertanyakan mengapa isu berbau komunis saja yang selalu dipersoalkan di negeri ini, tapi liberalisme yang juga antiPancasila tak dipersoalkan."Kenapa hanya persoalan isu komunisme yang dijadikan sebagai dasar pembenaran sebagai komunisme. Liberalisme juga antiPancasila. Kenapa enggak dipersoalkan?" katanya dalam konferensi pers Federasi Serikat Buruh di kantor YLBHI, Jakarta, Minggu (24/9).Dia juga menolak tindakan kekerasan dan main hakim sendiri yang dilakukan massa. Dia khawatir jika kantor LBH dan YLBHI saja berani diserang, dia khawatir nantinya kantor serikat buruh juga bisa saja terjadi."Saya mewakili serikat buruh Indonesia menolak kekerasan intimidasi cara-cara yang tidak beradab dengan cara melakukan penyerangan. Karena kalau di YLBHI dan LBH di beberapa kota lain diserang semena-mena, tidak menutup kemungkinan kantor serikat buruh pun seperti itu," kata Iqbal."Kita mengusung keadilan, persamaan, dan kemanusiaan. Tiga hal ini yang menggerakan gerakan buruh Indonesia untuk turut serta membantu LBHI," katanya.Selain mengecam massa yang menggelar aksi di depan kantor LBH dan YLBHI di Jakarta, Iqbal juga menekankan kepada aparat penegak hukum untuk menegakkan keadilan dengan berani."Dan kalau ada lagi kekerasan kami minta aparat hukum untuk menegakkan dengan berani," kata Iqbal.

Rekomendasi