Polisi amankan empat warga diduga pelaku penembakan aparat di Bima

Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus penembakan ini.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Polisi amankan empat warga diduga pelaku penembakan aparat di Bima
Peresmian senjata baru Pindad. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Aparat kepolisian mengamankan empat warga yang diduga terlibat dengan peristiwa penembakan dua anggota Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat. Walaupun telah diamankan, mereka masih berstatus sebagai saksi.Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus penembakan ini."Anggota masih melakukan pemeriksaan," katanya seperti dilansir dari Antara, Senin (11/9).Empat warga yang diamankan berinisial IF (31), LS (34), IK (21) dan WD (27). Keempatnya berasal dari Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Bima Kota.Selain mengamankan empat orang itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti di antaranya senjata tajam dan buku bacaan.Menurut informasi, empat warga Penatoi yang diamankan mengenal pelaku. Karena itu, polisi mengamankannya untuk melengkapi materi penyelidikan.Lebih lanjut, empat warga yang diamankan saat ini masih berada di Mapolres Bima Kota untuk menjalani proses pemeriksaannya.Peristiwa penembakan terjadi pada Senin (11/9) pagi, dengan korban Bripka Jainal Abidin, anggota Satuan Sabhara Polres Bima Kota dan Bripka Gapur, anggota Polsek Langgudu.Kedua anggota mengalami luka tembak, namun dikabarkan masih bisa diselamatkan. Karena itu, keduanya sampai saat ini masih mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Bima.

Rekomendasi