Dari Sabang sampai Merauke, rakyat Indonesia merayakan HUT RI ke-72 dengan beragam karya dan budaya. Dalam perayaannya, Pemerintah Kabupaten Kendal resmi meluncurkan program 'Gema Kebangsaan' untuk pantau kinerja aparatur pemerintah daerah.Program Gema Kebangsaan adalah sebuah aplikasi untuk memutar lagu-lagu kebangsaan di kantor-kantor pemerintahan Kendal. Aplikasi tersebut dan terkonek langsung ke tiang pengeras suara yang diberi nama 'tiang kebangsaan' yang dibangun di 286 desa, 20 kecamatan di kabupaten Kendal . Selanjutnya seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses pemutaran lagunya atas izin dari kepala-kepala desa, lurah dan camat setempat."Program ini saya dedikasikan untuk Indonesia tercinta, membangun tiang dengan pengeras suara yang setiap harinya akan memutar lagu-lagu kebangsaan Indonesia secara otomatis melalui aplikasi yang bisa di-download di Playstore Android, yang bisa mengakses para kepala-kepala desa, lurah dan camat setempat" jelas Bupati Kendal Mirna Annisa, Jumat (18/8).Jadwal dan lagu kebangsaan dimulai pukul 06.00 WIB akan diputar lagi Indonesia Raya, pukul 13.00 WIB Garuda Pancasila, dan pada pukul 21.00 WIB malam memutar lagi Indonesia Pusaka. Tiang kebangsaan ini dibangun di 286 desa, 20 kecamatan kabupaten Kendal.
Tiang kebangsaan di Kendal ©2017 Merdeka.com/istimewa
Mirna menjelaskan, maksud dan tujuan tiang kebangsaan ini adalah sebagai wujud menanamkan rasa nasionalisme, memupuk cinta Tanah Air, merawat keberagaman dan menjaga NKRI. Selain itu, agar nilai-nilai Pancasila tetap terjaga hingga kapan pun, rasa nasionalisme terus berkobar di bumi pertiwi."Semoga program ini dapat menjadi percontohan daerah lainnya dan pemerintah pusat dapat mencanangkan ke seluruh lapisan daerah," katanya.Pemkab Kendal juga menggelar upacara bendera dalam rangka perayaan HUT RI ke-72. Dalam pidatonya, Mirna menegaskan, sudah sepatutnya rakyat Indonesia menghargai hasil jerih payah para founding fathers dalam mengisi kemerdekaan dengan merajut kebangsaan dengan persatuan."Prestasi-prestasi kita torehkan, merawat rasa nasionalisme agar terus berkobar demi utuhnya bumi pertiwi tanpa terkoyak. Dan saya, adalah bagian dari generasi pembaharu yang ingin menjaga keutuhan NKRI dengan mengabdi dari daerah saya sendiri, Kabupaten Kendal tercinta," katanya saat pimpin Upacara di alun-alun Kabupaten Kendal, Semarang, Jawa Tengah.