Sebelum heli jatuh, Catur kirim foto salaman dengan Kapolda Jateng

Sebelum heli jatuh, Catur kirim foto salaman dengan Kapolda Jateng. Foto itu dikirim melalui grup WhatsApp keluarga. Catur meninggalkan seorang istri yang bekerja sebagai guru SD. Istrinya bernama Rizky. Dia juga meninggalkan dua orang anak bernama Deva Alfahry dan Anundya Aceline.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Sebelum heli jatuh, Catur kirim foto salaman dengan Kapolda Jateng
Rumah duka Catur korban helikopter Basarnas jatuh. ©2017 Merdeka.com

Catur Bambang Sulistyo (30) salah satu korban Helikopter HR 3602 milik Basarnas yang menabrak tebing di Gunung Butak, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, akan dimakamkan di Wonogiri, Senin (3/7) siang. Anggota Basarnas Semarang tersebut akan dikebumikan di Astoonoloyo Kayuloko, RT 01/RW 03 Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri. Ratusan pelayat berdatangan ke rumah duka sejak pagi.

Karjo (57), paman Catur menuturkan, keponakannya meninggalkan seorang istri yang bekerja sebagai guru SD. Istrinya bernama Rizky. Dia juga meninggalkan dua orang anak bernama Deva Alfahry dan Anundya Aceline.

"Sebelum meninggal, Catur sempat mengirim foto ke grup WhatsApp keluarga. Dia bersalaman dengan Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono sebelum berangkat ke Dieng," ujar Kardjo kepada wartawan di rumah, Senin (3/7).

Dia juga menceritakan, dua hari setelah Lebaran Catur sempat pulang ke rumah. Namun hanya sehari saja, kemudian kembali bertugas di Posko Gringsing, Kendal.

"Sebenarnya sudah selesai tugasnya, tapi ada bencana di gunung Dieng, dia harus berangkat ikut komandan regu," imbuhnya.

Rekomendasi