Bupati Musthofa ajak generasi NU jadi pemimpin masa depan Indonesia

"Keluarga besar Nahdliyin punya karakter yang dekat dengan rakyat. Karenanya misi seorang pemimpin yang lahir dari keluarga besar NU haruslah memperjuangkan kesejahteraan rakyatnya. Misi ini yang harus diwujudkan di Jawa Tengah," katanya.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Bupati Musthofa ajak generasi NU jadi pemimpin masa depan Indonesia
Bupati Kudus Musthofa. ©musthofa-bupati.com

Bupati Kudus Musthofa mengajak kaum muda Nahdlatul Ulama (NU) agar jangan pernah berhenti belajar dan mengembangkan diri. Karena sepanjang sejarah intelektualitas keluarga besar Nahdliyin terbukti telah menjadikan NU sebagai pilar bagi kemajuan bangsa. Hal tersebut dikatakannya saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Tengah, di Kudus. "Teruslah belajar, jangan lupakan Iqra. Banyak tokoh penting di republik ini yang lahir dari Nahdliyin. Dan sebagai seorang Nahdliyin, saya akan sangat bangga jika bisa melihat para pelajar NU juga bisa menjadi pemimpin bangsa ini 20 tahun yang akan datang," kata Musthofa, Kamis (25/5).Ia menambahkan, tokoh-tokoh NU telah memberikan contoh bagaimana sikap untuk selalu belajar merupakan jembatan untuk melahirkan pemikiran-pemikiran yang sangat berguna untuk bangsa. "Meskipun saya seorang Nahdliyin yang berkarir politik di PDI Perjuangan, namun saya selalu teringat dengan petuah Gus Dur. Menulislah agar dipahami, bicaralah supaya didengarkan, membacalah untuk mengembangkan diri," terang Musthofa.Di hadapan para pengurus IPNU-IPPNU dan sejumlah tokoh NU Jawa Tengah, Musthofa juga mengajak keluarga besar Nahdiyin untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat saat menjadi pemimpin. "Keluarga besar Nahdliyin punya karakter yang dekat dengan rakyat. Karenanya misi seorang pemimpin yang lahir dari keluarga besar NU haruslah memperjuangkan kesejahteraan rakyatnya. Misi ini yang harus diwujudkan di Jawa Tengah," tandasnya.

Rekomendasi