Kantongi ciri penikam Paspampres, polisi kesulitan dalam pencarian

Kantongi ciri penikam Paspampres, polisi kesulitan dalam pencarian. Polisi masih kesulitan mencari jejak keberadaan pelaku. Polisi telah memeriksa 10 orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Termasuk salah satu teman terduga pelaku penganiayaan.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Kantongi ciri penikam Paspampres, polisi kesulitan dalam pencarian
latihan paspampres. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto menuturkan, polisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku penusukan dua Paspampres. Namun, pihaknya masih kesulitan mencari jejak keberadaan pelaku.

"Ciri-cirinya sudah ada itu aaja. Arahnya sudah ada, tinggal cari orangnya saja. Kesulitannya itu saja cari orangnya," katanya kepada merdeka.com, Jumat (28/4).

Suyudi mengatakan, pihaknya telah memeriksa 10 orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Termasuk salah satu teman terduga pelaku penganiayaan. "Baru sekitar 10 saksi. Kalau yang kemarin yang diamankan itu bukan, masih saksi," ucapnya.

Untuk diketahui, dua orang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kini harus menjalani perawatan medis. Sebab, dua orang itu mendapatkan luka tusuk setelah mendapatkan perbuatan tak menyenangkan dari tiga orang pria tak dikenal, di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24/4) malam,

Prajurit Satu Pasaribu mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan dan kiri. Sedangkan Prajurit Dua Fatah Kudus mengalami pendarahan di bagian mulut dan luka tusuk di bagian punggung sebanyak lima tusukan.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Wuryanto membenarkan, kejadian tersebut hingga dilarikan ke Rumah Sakit.

"Iya benar. Sekarang (keduanya) masih ditangani di rumah sakit," kata dia saat dihubungi, Selasa (25/4).

Katanya, hingga kini pelaku yang diduga berjumlah tiga masih diburu. Terkait hal itu, pihak TNI bekerjasama dengan aparat kepolisian untuk mengejar pelaku. Belum tahu kronologi kejadian tersebut.

"Saat ini sudah diusut oleh Puspom TNI dan kepolisian," ujarnya.

Meski begitu, lanjutnya, kondisi Paspampres telah dalam keadaan stabil. Namun masih harus menjalani perawatan.

"Saat ini setelah sempat mendapat perawatan di Departemen Kesehatan TNI Pura Paspampres, dan kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto," katanya.

Rekomendasi