Berdalih hendak menebus mas kawin yang digadaikan di toko emas, Ferdiansyah (20) nekat menjambret handphone pemotor. Dikejar korbannya, pengantin baru itu akhirnya digebuki massa dan kakinya ditembak polisi.Penjambretan itu dilakukan pelaku terhadap korban yang sedang menelepon di atas motor di pinggir jalan di seputaran Palembang Square Mal Jalan Angkatan 45 Palembang, Selasa (21/2) malam. Pelaku merebut ponsel korban langsung kabur menggunakan sepeda motornya.Ternyata, korban mengejar pelaku dan saat sudah dekat korban menabrak sepeda motor pelaku yang membuat keduanya terjatuh. Saat itulah, massa datang dan menghajar pelaku.Karena terdesak, pelaku yang tinggal di Jalan Sukawinatan, Sukarami, Palembang, itu berusaha melarikan diri. Buser yang kebetulan ada di lokasi memburu dan menembak kaki kanan pelaku.Tersangka mengaku terdesak kebutuhan ekonomi sejak menikah dua minggu lalu. Dirinya pun memutuskan berbuat kriminil untuk mendapatkan uang secara singkat."Baru sekali ini jambret, lagi butuh duit," ungkap tersangka Ferdi di Mapolsek Ilir Timur I Palembang, Rabu (22/2).Jika berhasil, kata dia, uangnya akan digunakan untuk menebus mas kawin yang digadaikan di toko emas di Pasar 16 Ilir Palembang dua hari sebelum beraksi. Mas kawin berupa kalung seberat dua gram digadaikan sebesar Rp 700 ribu untuk makan setelah tiga bulan menganggur."Mau nebus mas kawin, baru dua hari kemarin. Kasihan saja istri saya tidak pakai kalung," ujarnya.Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur I Palembang, Ipda Alkap mengatakan, tersangka merupakan residivis kasus pencabulan anak di bawah umur pada 2012 lalu dan dipenjara selama empat tahun. Sedangkan aksi jambret dari pengakuannya baru pertama kali dilakukan."Barang bukti ada pisau dan HP android milik korban. Kami imbau pengendara lebih hati-hati apalagi malam hari dan sepi, laki-laki saja bisa juga jadi korbannya," pungkasnya.
Mau tebus mas kawin milik istri, suami nekat jambret HP pemotor
Mau tebus mas kawin milik istri, suami nekat jambret HP pemotor. Berdalih hendak menebus mas kawin yang digadaikan di toko emas, Ferdiansyah (20) nekat menjambret handphone pemotor. Dikejar korbannya, pengantin baru itu akhirnya digebuki massa dan kakinya ditembak polisi.
Rekomendasi