Dikabarkan ditegur Jokowi, Panglima TNI bilang 'hoax, capek mikirin

Panglima TNI Jenderal Gatot menegaskan, keputusannya melakukan moratorium atau penghentian sementara kerja sama militer dengan Australia justru demi menjaga kehormatan Presiden Jokowi. Sehingga tindakan tegas perlu diterapkan kepada Australia.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
Dikabarkan ditegur Jokowi, Panglima TNI bilang 'hoax, capek mikirin
Pelantikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Kantor berita Reuters mengabarkan bahwa Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo disebut-sebut ditegur oleh Presiden Joko Widodo. Penyebabnya, Panglima TNI memutuskan secara sepihak kerja sama TNI dengan militer Australia terkait penghinaan terhadap Pancasila.

Gatot menyebut kabar itu bohong alias berita hoax. "Teguran tidak ada, itu hoax. Ngapain kita mikirin itu, capek!" kata Gatot di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (11/1).

Gatot menegaskan, keputusannya melakukan moratorium atau penghentian sementara kerja sama militer dengan Australia justru demi menjaga kehormatan Presiden Jokowi. Sehingga tindakan tegas perlu diterapkan kepada Australia.

"Bahwa semua yang saya lakukan, karena presiden pimpinan saya," terangnya.

Moratorium kerja sama militer terpaksa dilakukan lantaran Gatot merasa tersinggung anggota militer Australia menghina Pancasila. Sehingga langkah tegas itu diterapkan agar negara tersebut sadar dan lebih menghormati.

Rekomendasi