Pihak imigrasi menolak izin masuk empat perempuan warga negara Maroko di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Pihak imigrasi menolak kedatangan mereka karena diduga terlibat jaringan prostitusi."Diduga terkait prostitusi internasional," kata Kabag Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Heru Santoso Ananta Yudha dalam keterangannya, Selasa (27/12). Empat warga negara Maroko itu menumpang pesawat Qatar Airlines QR954 dari Doha dan tiba Senin (26/12) sekira pukul 22.00 WIB. Ke empat perempuan itu berinisial FG (22), AR (23), EHW (20), dan TA (38). Namun, dari hasil pemeriksaan dokumen dan interogasi empat warga negara Maroko itu tak dapat menunjukkan identitas lengkap, sehingga langsung dipulangkan dengan Qatar Airlines QR955 pukul 00.05 WIB."Yang bersangkutan mengaku turis namun tidak mengetahui akan tinggal di hotel atau penginapan mana yang jelas, tidak memiliki bukti living cost yang cukup untuk tinggal di Indonesia," ujar dia.
Diduga terkait prostitusi, empat wanita Maroko ditolak imigrasi
Diduga terkait prostitusi, empat wanita asal Maroko ditolak imigrasi. Empat warga negara Maroko itu menumpang pesawat Qatar Airlines QR954 dari Doha dan tiba Senin (26/12) sekira pukul 22.00 WIB. Ke empat perempuan itu berinisial FG (22), AR (23), EHW (20), dan TA (38).
Rekomendasi