Kurir gelisah, penyelundupan 2 Kg sabu & 15 ribu butir ekstasi gagal

Kurir gelisah, penyelundupan 2 Kg sabu & 15 ribu butir ekstasi gagal. Calon penumpang yang belakangan diketahui bernama Handayani terlihat kurang kooperatif saat barang bawaannya diperiksa petugas. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan barang secara manual.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Kurir gelisah, penyelundupan 2 Kg sabu & 15 ribu butir ekstasi gagal
Petugas bandara Supadio gagalkan penyelundupan. ©2016 merdeka.com/istimewa

Petugas PT Angkasa Pura II Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, menggagalkan penyelundupan 2 kilogram sabu serta 15 ribu butir ekstasi dari koper seorang penumpang. Penumpang tersebut terbang dari Pontianak dengan tujuan Banjarmasin.Keterangan diperoleh, upaya penggagalan sabu dan ekstasi itu, dilakukan Kamis (8/12) pagi kemarin. Seperti biasa, petugas awalnya melakukan pemeriksaan barang bawaan calon penumpang pesawat. Seorang calon penumpang, yang belakangan diketahui bernama Handayani (42), terlihat gelisah."Petugas menanyakan isi koper itu kepada calon penumpang itu (Handayani)," kata General Manager Bandara Supadio Pontianak, Bayuh Iswantoro, dalam keterangan resmi kepada wartawan di Pontianak, Jumat (9/12).Diterangkan Bayuh, calon penumpang itu terlihat kurang kooperatif saat barang bawaannya diperiksa petugas. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan barang secara manual."Pemeriksaan manual, sesuai dengan standar operasional prosedur keamanan penerbangan. Hasil dari pemeriksaan itu berupa barang terlarang," ujar Bayuh."Dari hasil pemeriksaan manual itu, petugas menemukan 20 bungkus paket barang seberat 2 kilogram, berisi kristal putih dikemas daam kantong klep kecil. Juga ada 3 bungkus kantong hitam yang ternyata berisi 15 ribu butir ekstasi," tambahnya.Calon penumpang yang tertangkap membawa barang terlarang itu, diserahkan ke kepolisian untuk diproses sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku."Kami, sebagai pengelola bandara, terus komitmen memerangi peredaran narkoba, meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa bandara Supadio ini," demikian Bayuh.Setelah dilakukan pengembangan, polisi juga mengamankan Dominique May (33), yang tak lain rekan Handayani, warga di Pontianak Timur. Diduga, Dominique turut membantu Handayani, mengemas barang-barang yang akan dibawa terbang ke Banjarmasin. Selain mengamankan 20 paket berisi berat kotor sabu 2 kilogram dan paket ekstasi 15 ribu butir, petugas juga mengamankan laptop, tas koper, boarding pass maskapai Kalstar dan Garuda Indonesia. Saat ini, kedua wanita itu diamankan di Polresta Pontianak untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Rekomendasi