Kepolisian Republik Indonesia masih terus mendalami aktor atau dalang yang ingin melakukan makar pada aksi super damai 2-12. Dalang ini disebut sebagai pihak yang ingin mendanai aksi makar tersebut."Ini masih di dalami, penyidik masih menelusuri aliran dana," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/12).Namun, Rikwanto menolak membeberkan aktor yang mendanai tersebut. Padahal, polisi telah menemukan bukti transfer dana untuk aksi makar yang menjerat delapan tokoh nasional itu."Aliran dana ini masih kita telusuri masih kita pertajam, dari mana dan kepentingan apa," ujar dia.Kendati begitu, Rikwanto dengan tegas mengatakan sudah mengantongi nama dalang itu. Hal itu dikatakan dia saat disinggung nama orang yang tercantum dalam bukti transfer tersebut."Kita sudah mengantongi nama orang yang mentransfer," pungkas Rikwanto.Sebelumnya, Polri mengaku menemukan bukti baru terkait dugaan aksi makar yang menjerat delapan orang tokoh nasional. Penyidik menemukan adanya bukti transfer dana untuk mendanai aksi makar tersebut.Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan bukti transfer dana yang ditemukan polisi bakal menjadi bukti tambahan guna mendapatkan konstruksi hukum dari kasus yang menyeret delapan tokoh nasional tersebut."Jadi dalam perjalanan proses penegakan hukum berlangsung mencari sebanyaknya bukti itu sangat baik misalnya mencari bukti transfer nah itu bagian upaya polri yang saat ini sudah ditemukan bukti transfer," kata Martinus di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (6/12).
Polri kantongi nama penyandang dana upaya makar saat aksi 212
Polri kantongi nama penyandang dana upaya makar saat aksi 212. Kepolisian Republik Indonesia masih terus mendalami aktor atau dalang yang ingin melakukan makar pada aksi super damai 2-12. Dalang ini disebut sebagai pihak yang ingin mendanai aksi makar tersebut.
Advertisement
Rekomendasi