Stasiun Karawang dan Klari mengalami gangguan persinyalan akibat visual display unit (VDU) terkena sambaran petir. Alhasil, sejumlah kedatangan kereta api (KA) di Stasiun Purwokerto terlambat hingga lima jam.Kondisi tersebut menyebabkan penumpang yang akan menuju arah timur, atau Yogyakarta hingga Surabaya dengan menggunakan kereta dari Jakarta menumpuk. Seperti yang dialami seorang calon penumpang KA Fajar Yogyakarta, Perdana. Dia telah menunggu selama lebih dari dua jam."Saya sudah datang tadi dari pukul 09.15 WIB, seharusnya saya sudah berangkat. Tetapi sampai sekarang malah belum ada keretanya. Padahal ini sudah pukul 10.45 WIB," ucapnya saat ditemui di Stasiun Purwokerto, Senin (14/11).Dia mengaku sudah mengetahui dari berita di tayangan televisi yang menginformasikan ada kerusakan di Stasiun Karawang. "Tapi, saya enggak menyangka kalau keterlambatan kereta juga terjadi untuk arah sebaliknya juga," ucapnya.Sementara itu, penumpang dari arah Jakarta, Muklis mengatakan keterlambatan kedatangan hingga sekitar empat jam lebih. Ia mengemukakan, keterlambatan tersebut membuatnya harus menunggu lama."Tadi saya naik KA Progo, jalan dari Pasar Senen sekitar pukul 22.30 WIB. Setelah sampai Stasiun Bekasi, berhenti lama banget. Katanya ada kerusakan sinyal," ujarnya yang datang bersama rekan-rekannya.Ia mengemukakan, seharusnya jika merunut pada jadwal yang tertera di tiket, KA Progo tiba di Stasiun Purwokerto sekitar pukul 03.58 WIB. Namun, ia baru tiba di Stasiun Purwokerto sekitar pukul 09.20 WIB."Ini pengalaman saya pertama kali naik kereta, tetapi karena ada kerusakan ya mau enggak mau dimaklumi juga," kata pemuda asal Jakarta yang berniat akan mendaki Gunung Sumbing.Dari data yang disampaikan pihak PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop 5) Purwokerto tercatat 11 kereta mengalami keterlambatan di stasiun tersebut. Kereta tersebut meliputi KA Gajahyana, KA Argo Lawu, KA Taksaka Pagi, KA Argo Dwi Pangga, KA Taksaka Malam, KA Fajar Utama Yogyakarta, KA Senja Utama Yogyakarta, KA Senja Utama Solo, KA Bogowonto, KA Progo, dan KA Purwojaya.Sementara itu, Kepala Stasiun Purwokerto, Supriyadi mengatakan keterlambatan tersebut dikarenakan curah hujan yang tinggi hingga mengakibatkan sistem persinyalan rusak karena tersambar petir. Ia mengemukakan, keterlambatan paling lama terjadi dari kereta api yang berasal dari Jakarta."Keterlambatan mencapai empat jam untuk kereta yang berasal dari Jakarta menuju beberapa kota di Yogyakarta dan Jawa Timur," ucapnya.Ia mengemukakan, pihaknya melakukan pelayanan ekstra berupa pengembalian tiket kepada penumpang yang tidak berkenan dan mengalihkan menggunakan KA yang terdekat sesuai dengan tujuan terdekat."Untuk KA Serayu yang mengalami keterlambatan dari Stasiun Pasar Senen yang berangkat pada pukul 21.00 WIB hingga sekarang masih alami keterlambatan. Tetapi perjalanan dari Stasiun Purwokerto, untuk hari ini, kami menyediakan KA cadangan untuk pemberangkatan pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB," ucapnya.
Gangguan sinyal, kedatangan kereta di Purwokerto telat sampai 5 jam
Gangguan sinyal, kedatangan kereta di Purwokerto telat sampai 5 jam. Stasiun Karawang dan Klari mengalami gangguan persinyalan akibat visual display unit (VDU) terkena sambaran petir. Alhasil, sejumlah kedatangan kereta api (KA) di Stasiun Purwokerto terlambat hingga lima jam.
Advertisement
Rekomendasi