Kapolri Tito bersyukur sidang Interpol berjalan dengan baik dan aman

Kapolri Tito bersyukur sidang Interpol berjalan dengan baik dan aman. Tito menyebut peserta sidang umum kali ini menjadi sejarah baru di Interpol lantaran peserta yang hadir mencapai 167 negara.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Kapolri Tito bersyukur sidang Interpol berjalan dengan baik dan aman
Wakil Presiden Jusuf Kalla resmi membuka sidang Interpol ke 85 di Nusa Dua, Bali. ©2016 Merdeka.com/Juven

Kapolri Jenderal Tito Karnavian merasa bersyukur sidang umum Interpol ke 85 berjalan dengan baik. Apa lagi, acara diselenggarakan di Indonesia itu menyangkut Kepolisian dunia."Kita patut bersyukur karena semua berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan, semua sesuai schedule, bahkan dapat apresiasi tinggi dari seluruh delegasi," kata Tito di Bali Nusa Dua Convention Center, Kamis (10/11).Dikatakan Tito, semua delegasi mengapresiasi penyelenggaraan sidang umum tersebut. Bahkan para delegasi kagum dengan kelancaran dari mulai pembukaan sampai dengan penutupan berjalan dengan profesional."Baik karena dianggap penyelenggaraannya dilakukan profesional, kemudian kelancaran semua kegiatan, keamanan yang sangat baik, dan beberapa performance seperti farewell dinner tadi malam yang ditampilkan para taruna akpol," ucapnya."Itu beri gambaran bahwa Polri mendapat pengakuan sebagai salah satu kepolisian yang maju dan modern," timpal dia.Bukan hanya itu, Tito menyebut peserta sidang umum kali ini menjadi sejarah baru di Interpol lantaran peserta yang hadir mencapai 167 negara. Di mana 164 dari negara yang menjadi anggota Interpol kemudian tiga lagi dari negara observasi."Jadi ada 167 negara ini memecahkan rekor. Baru kali ini sidang Interpol diikuti peserta yang sangat besar. Inilah prestasi tersendiri," ujar dia.Menurut Tito ada beberapa faktor yang membuat penyelenggaraan sidang ini berjalan dengan baik dan ikuti oleh jumlah negara yang banyak. Di antaranya, lokasi penyelenggaraan di Bali yang menyajikan pesona alam mendunia."Yang kedua, mereka percaya pada stabilitas keamanan di indonesia. Jadi terlepas dari dinamika yang terjadi di beberapa tempat, mereka sangat percaya bahwa keamanan akan tetap terjaga di Bali," pungkas Tito.

Rekomendasi