Ribut berebut tahta Raja Gowa, Gubernur Sulsel akui di posisi sulit

Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo merasa sulit menyelesaikan konflik berebut tahta Raja Gowa. Dia merasa akan banyak pihak merasa tidak adil dengan keputusannya nanti.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Ribut berebut tahta Raja Gowa, Gubernur Sulsel akui di posisi sulit
Syahrul Yasin Limpo. ©2016 merdeka.com/mappesona

Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo merasa sulit menyelesaikan konflik berebut tahta Raja Gowa. Dia merasa akan banyak pihak merasa tidak adil dengan keputusannya nanti.Kendala terberat, kata Syahrul, di dalam masalah itu juga terlibat keponakannya sekaligus Bupati Gowa Adnan Purictha Ichsan Yasin Limpo. Apalagi bila keputusan nanti memilih Adnan sebagai pihak berhak duduk di kerajaan Gowa."Niat kita nanti baik tapi dianggapnya macam-macam," kata Syahrul di Makassar, Selasa (27/9).Syahrul mengaku telah melakukan pelbagai upaya dalam menyelesaikan masalah ini. Namun, tindakan dilakukan itu diakui belum berhasil."Nanti saya dianggap bela si Adnan Lagi. Jadi cara menangani hal ini adalah dikondisikan tapi tiba-tiba pecah seperti kemarin," tambah Syahrul Yasin Limpo.Dia menambahkan, Kementerian Dalam Negeri kini tengah mengkaji ulang terkait Perda Lembaga Adat Daerah (LAD). Sehingga dia mengimbau semua pihak tetap tenang dan bisa menerima semua putusan."Jangan dengan cara anarkis seperti itu. Dan saya yakin ada provokasinya di situ," terangnya.

Rekomendasi