Kebanyakan orang mengetahui bahwa Sumsel atau detailnya Palembang hanya memiliki pempek sebagai kuliner khasnya. Padahal di balik itu, di daerah ini terdapat makanan yang unik dan jarang dikenal, termasuk sambal sebagai pelengkap hidangan.Nyaris di setiap daerah di provinsi itu terdapat sambal asli yang ada sejak nenek moyang. Bahkan meski bentuk dan bahannya sama, penamaan dari setiap daerah hampir berbeda.Berdasarkan referensi, sambal-sambal yang dikenal masyarakat Sumsel di antaranya sambal cengeh atau sambal cengek, sambal mbam, sambal kedondong hutan, sambal pelam, sambal raman, sambal limus, sambal kweni, sambal rambai, sambal terong asam, sambal tigo (garam pedas), sambal kabau hingga sambal nanas.Selain itu, ada sambal bacang yang juga menjadi kegemaran wong kito galo. Sambal ini dibuat dengan berbahan dasar buah bacang yakni buah jenis mangga.Tidak diketahui pasti asal-usul munculnya sambal bacang. Beredar cerita di masyarakat, sambal ini dibuat nenek moyang lantaran banyaknya pohon bacang di daerah Sumsel.Bentuk yang mirip seperti mangga dimanfaatkan warga untuk dibuat kuliner. Rasa yang lebih dominan asam membuat pembuatnya ketagihan hingga menyebar ke daerah-daerah lain di Sumsel.Sulistiawati (53) pedagang warung nasi di Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, mengatakan, sambal salah satu favorit penikmat kuliner karena rasanya yang asam, manis, pedas, dan dipadukan dengan harumnya terasi bakar. Namun, untuk menikmati sambal jenis ini tidak bisa setiap hari. Sebab, musim buah bacang hanya ada pada waktu-waktu tertentu atau setahun sekali."Sambal bacang ini bisa dibuat waktu musim berbuah saja, lewat dari itu tidak ditemukan. Makanya jika musim jadi buruan orang," ungkap Sulistiawati kepada merdeka.com beberapa waktu lalu.Jika musim buah bacang tiba, kata Sulis, dirinya harus membuat dalam porsi lebih. Sebab, pengunjung warungnya selalu meminta tambahan saat menyantap nasi."Rasanya berbeda dengan mangga, lebih asam-asam segar tapi bikin ketagihan," ujarnya.Untuk membuat sambal jenis ini, Sulis menjelaskan, hampir sama dengan resep pembuatan sambal pada umumnya. Bahan yang disiapkan di antaranya buah bacang matang, cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gula pasir, garam, dan terasi bakar.Semua bahan dihaluskan dan tambah terasi, gula, garam dan bumbu penyedap. Semua bahan dicampur dengan buah bacang yang sudah dikupas dan diserut. Lalu ditekan menggunakan ulekan hingga sambal berair dari buah bacang."Lebih enak sambal bacang dibuat mentah, karena rasanya lebih segar. Enak juga jadi cocolan ayam, ikan, atau kudapan," tukasnya.
Sambal bacang, pelengkap hidangan musiman khas Palembang
Sambal bacang, pelengkap hidangan musiman khas Palembang. Bahan yang disiapkan di antaranya buah bacang matang, cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gula pasir, garam, dan terasi bakar.
Advertisement
Rekomendasi