Pejabat Depok pakai fasilitas SD untuk hajatan di jam sekolah

Pejabat Depok pakai fasilitas SD untuk hajatan di jam sekolah. Dia menggelar hajatan pernikahan anaknya di lapangan sekolah di jam belajar mengajar. Wali murid menyesalkan hal itu karena bisa mengganggu kegiatan belajar anak-anak.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Pejabat Depok pakai fasilitas SD untuk hajatan di jam sekolah
Kegiatan belajar kelas inspirasi. ©2013 Merdeka.com

Fasilitas Sekolah Dasar Negeri Depok Baru 5 dipakai untuk acara hajatan. Parahnya lagi yang memanfaatkan adalah Pengawas Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK SD Pancoranmas yang diketahui bernama Sukarjo. Pejabat itu menggelar pernikahan anaknya di lapangan sekolah sehingga kegiatan belajar siswa terganggu sejak kemarin.

"Acaranya dua hari. Jumat kemarin akad nikah, hari ini resepsinya," kata OL salah satu wali murid, Sabtu (17/9).Banyak wali murid yang kesal dengan adanya acara tersebut. Wali murid menganggap pejabat itu konyol karena memanfaatkan fasilitas sekolah di jam sekolah.

"Kasihan anak-anak yang harusnya belajar jadi terganggu," katanya.Awalnya, ada kabar bahwa akan ada acara pernikahan di sekolah. Namun wali murid menduga kabar itu tidak benar tapi ternyata sebaliknya."Ada orangtua siswa kirim foto tenda nikahan, saya tanya guru di sekolah ternyata benar. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya ke komite atau orang tua murid, tahu-tahu ada acara nikahan pak Karjo," kata AR, wali murid lainnya.AR mengaku tidak habis pikir ini terjadi. Kenapa ada kegiatan tersebut dan pihak sekolah tidak ada pemberitahuan apa pun. Sekolah adalah area publik. Lapangan sekolah tidak bisa dijadikan area resepsi pernikahan. "Idealnya sekolah adalah milik pemerintah bukan pribadi, seharusnya tidak bisa," kata AR.Dia mengatakan siswa butuh suasana tenang. Anak sekarang sudah kritis, menyampaikan ke orangtua di rumah, kalau di sekolah ada tenda pernikahan.

"Anak-anak akan berpikir boleh saja ada hajatan di tengah kegiatan belajar mengajar. Efeknya tidak benar. Apa itu mentalitas pendidik di Depok," pungkasnya.

Rekomendasi