Sumut terancam banjir, longsor dan angin kencang hingga November

BMKG mencatat kecepatan angin saat ini mencapai 20 knots.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Sumut terancam banjir, longsor dan angin kencang hingga November
Ilustrasi Tanah Longsor. ©2015 Merdeka.com

Banjir, longsor dan angin kencang masih mengancam wilayah Sumatera Utara (Sumut). Penyebabnya, musim hujan belum mencapai puncaknya, meskipun bencana itu sudah berulang kali terjadi."Sekarang ini kita baru masuk musim hujan, semakin merata di Sumatera Utara. Jadi di samping itu memang sekarang angin hujan, hujan ini berpotensi disertai angin dan petir," kata Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Sunardi, Selasa (13/9).Sepekan terakhir, banjir terjadi di sejumlah wilayah di Medan dan Deli Serdang sekitarnya. Sementara puting beliung merusak puluhan rumah di Deli Serdang, Senin (12/9) malam.Musim hujan ini diperkirakan hingga November. Namun, curah hujan dinyatakan belum mencapai puncaknya. "Hujan ini diperkirakan puncaknya di bulan Oktober. Mulai November itu mulai menurun," jelas Sunardi.Selain itu, puting beliung masih dapat terjadi. Angin kencang masih berpotensi terjadi di musim hujan. BMKG mencatat kecepatan angin saat ini mencapai 20 knots.Angin kencang mengancam wilayah Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Simalungun dan Batubara. "Perkiraan terjadinya pada sore dan malam hari," sebut Sunardi.Dia mengimbau masyarakat, terutama yang bertempat tinggal di sekitar bantaran sungai dan lainnya untuk mewaspadai banjir. "Kalau yang di pegunungan kita imbau untuk mewaspadai longsor," pungkas Sunardi.

Rekomendasi