Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agung Budi meninjau langsung arus balik Idul Adha di Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi. Saat memantau langsung gerbang tol, Budi menyapa beberapa pengendara yang akan masuk ke Jakarta.Agung mengatakan, secara umum untuk wilayah selatan jumlah kendaraan padat namun masih berjalan normal. Dikatakan dia, kepadatan kendaraan didominasi oleh kendaraan arah Tasik dan Bandung."Artinya volume lalu lintas yang dari arah Tasik maupun sebaliknya lebih didominasi dari Tasik arah Bandung, artinya arus balik lagi berlangsung di sana," kata Agung di Gerbang Tol Cikarang, Bekasi, Senin (12/9).Agung menjelaskan Brebes yang semula dikhawatirkan bakal terjadi kemacetan parah nyatanya lancar, tidak ada antrean di gerbang tol Brebes Timur (Brexit). Antrean panjang justru terjadi di Gerbang Tol Cikarang Utama.Diutarakan jenderal bintang dua ini, penumpukan terjadi di KM 66. Di mana lokasi tersebut, merupakan titik pertemuan antara tol Cipali dengan Cipularang."Tapi hasil informasi dari anggota di sana kebanyakan justru yang dari Bandung. Jadi kemungkinan besar pemudik yang kemarin kebanyakan yang menuju ke Bandung dan sekitarnya," ucap dia."Jadi sekarang agak padat di KM 66 sampai di KM 69 itu padat. Di rest area KM 62 juga padat tapi tetap berjalan, tidak ada dilakukan penyetopan atau menghentikan jadi tetap berjalan," tambahnya.Agung mengungkapkan, saat ini keadaan antrean di Gerbang Tol Cikarang pun dalam keadaan ramai lancar. Diklaim dia, antrean hanya berjarak 300 meter tidak sampai satu KM. Arus balik mudik Idul Adha dipastikannya lancar tidak ada kemacetan parah."Jadi arus balik lancar. Saya sudah tanya ke gardu sini sampai dengan sekarang yang sudah masuk itu baru 46.000 kendaraan sedangkan normal itu biasanya hampir 60.000 ribu. Jadi memang masih pada di belakang jadi kita tunggu sebentar lagi sampai sini," pungkas Agung.
Kakorlantas pantau arus balik mudik Idul Adha di Tol Cikarang
Brebes yang semula dikhawatirkan bakal terjadi kemacetan parah nyatanya lancar, tidak ada antrean di Brexit.
Rekomendasi