Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi melantik Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Sutiyoso. Setelah resmi dilantik, Budi Gunawan kini menyandang pangkat jenderal di pundaknya. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan naiknya pangkat Budi Gunawan menjadi jenderal merupakan hal yang biasa. Sebab Budi Gunawan merupakan perwira tinggi Polri yang ditugaskan sebagai pimpinan lembaga negara."Status polisi tetap belum pensiun. Purnawirawan masih tahun depan. Desember akhir. Dia Pati yang mendapat tugas sebagai pimpinan lembaga negara," kata Boy usai menghadiri pelantikan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9).Boy mengatakan dengan naiknya pangkat Budi Gunawan menjadi Jenderal tersebut tak masalah di institusi Polri. Sebab Budi Gunawan mengenakan pangkat jenderal bertugas di institusi lain selain Polri.Terlebih, dia mengatakan adanya dua jenderal di Polri pernah terjadi, di mana terjadi saat Jenderal Sutarman dicopot oleh Presiden Jokowi dari posisi Kapolri dan belum pensiun."Untuk ada dua jenderal di Polri yang masih aktif. Pernah, seperti Pak Sutarman pensiun, masih 8 bulan lagi aktif," ujarnya.Seperti diketahui, usai dilantik menjadi Kepala BIN, Budi Gunawan terlihat mengenakan pangkat bintang empat di pundaknya."Pertama-tama Alhamdulillah hari ini saya sudah secara resmi menjadi Kepala BIN sekaligus dinaikkan pangkat menjadi jenderal polisi bintang empat," kata Budi Gunawan usai dilantik Presiden Jokowi.
Mabes Polri tak mempermasalahkan ada 2 Jenderal di Polri
Status Budi Gunawan sebagai polisi tetap melekat meski saat ini menjabat sebagai Kepala BIN.
Rekomendasi