Siang waktu Arab Saudi, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengunjungi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Selain bertemu dengan para petugas kesehatan, Menteri Agama menyempatkan bertemu dengan puluhan jemaah haji yang sedang dirawat di klinik tersebut.Pantauan merdeka.com, Rabu (7/9), Menag mengunjungi beberapa ruangan seperti ruangan IGD, ruangan ICU dan ruang isolasi. Ditemani Dirjen Kesehatan Kemenkes Anung Sugihartono, Lukman sempat berbincang-bincang dengan para pasien.Salah satu pasien asal Jepara, Jawa Tengah bercerita kepada Menteri Lukman dalam bahasa Jawa, bahwa dirinya ingin segera sembuh dan segera menjalankan puncak haji yang tinggal 4 hari saja."Saya awalnya tidak apa-apa, cuma gemetaran saja karena belum makan," kata kakek usia sekitar 60-an tersebut kepada Menteri Agama."Saya doakan semoga segera sembuh ya kek," kata Menteri Lukman diamini kakek tersebut.Lukman menuju pasien selanjutnya yang masih satu ruangan. Dengan terbata-bata pasien yang didatangi Menteri Lukman minta doa semoga segera sembuh."Minta doanya supaya saya segera sembuh," ujar kakek penderita penyakit sesak napas tersebut dengan suara lirih dan terbata-bata.Ada sekitar 5 pasien yang didatangi Menteri Agama di ruangan tersebut. Rata-rata mereka minta didoakan supaya sembuh dan segera bisa bergabung dengan jemaah lainnya yang sudah bersiap menghadapi puncak haji 11 September mendatang.Menteri Agama juga sempat mengunjungi pasien yang mengalami gangguan jiwa dan demensia akut (pikun). Salah seorang pasien minta Menag membuka tali yang mengikat kedua kaki dan kedua tangannya."Tolong dicopot, saya ingin ibadah dan dapat pahala," kata nenek yang menderita gangguan jiwa tersebut.Kepada nenek tersebut, Menteri Agama meminta untuk sabar."Semoga lekas sembuh ya," ujar Lukman sambil berlalu.
Menag kunjungi KKHI, jemaah minta didoakan supaya sembuh
Menteri Agama mengunjungi beberapa ruangan seperti ruangan IGD, ruangan ICU dan ruang isolasi.
Advertisement
Rekomendasi