Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan hasil tangkapan berupa 88.273 ekstasi, dan 74.073,6 gram sabu. Barang bukti tersebut merupakan tangkapan dalam dua bulan.Kepala BNN, Budi Waseso, ikut memimpin pemusnahan narkoba tersebut. Para pelaku yang diamankan juga dihadirkan. Bahkan, Budi Waseso meminta anak buahnya melepas penutup kepala para tersangka yang berjumlah lima orang."Seyogyanya tidak ditutupi (penutup kepala) agar masyarakat tahu dan lihat. Kita bukan enggak hormati, inikan kalian bukan praduga tidak bersalah, bukan tidak hormati, tapi mereka nyata benar-benar pelaku yang diamankan dengan barang bukti yang didapatkan," ujar Budi Waseso di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (31/8).Sebenarnya, kata Budi, jumlah tersangka yang dihadirkan enam orang. Namun, satu tersangka bernama Suryanto meninggal dunia."Suryanto melompat dari lantai 3, kemudian meninggal dunia, karna dengan sendirinya. Kini dia bertangung jawab di akhirat, dia nggak mau tanggung jawab di dunia," canda Budi.Budi menjelaskan, demi menaati undang-undang yang mengatur tentang pemusnahan barang bukti, dia menyuruh tersangka menunjukkan barang buktinya sendiri."Mana punya kamu?" tanya Budi ke para tersangka."Ini pak," kata salah satu tersangka."Betul ini ya? Jadi ini bukti BNN tidak ada pemaksaan dan benar-benar barang buktinya kita musnahkan," kata Budi.Selain itu, Budi juga melemparkan lelucon yang membuat para saksi tertawa. Di mana barang bukti tersebut untuk menyakini bahwa milik para tersangka."Jangan seperti Almarhum Freedy Budiman, sudah dieksekusi baru ngomong," pungkasnya.
Waseso pamerkan 5 wajah tersangka & tunjukkan barang bukti narkoba
"Jadi ini bukti BNN tidak ada pemaksaan dan benar-benar barang buktinya kita musnahkan," kata Budi.
Advertisement
Rekomendasi